SURABAYA – Hasil riset yag dilakukan lembaga survey SSC pada tanggal 19-24 November 2020 di 31 Kecamatan di Surabaya , pasangan Cawali nomor urut 01 ERJi ( Eri – Armuji ) ungguli pasangan nomor urut 02. Hasil Responden Penelitian yang dilakukan dengan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 3.3 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Didik Sugeng Widiarto peneliti senior SSC mengatakan 78,2% respon menyebut figur cawali sebagai penentu pilihan mereka, sedang selebihnya menentukan dengan melihat cawawalinya.
“16.8 persen lainnya menganggap figur penentu pilihannya adalah calon wakil wali kota. 5 persen sisanya tidak tahu atau tidak menjawab,” Ungkap pria yang juga akademisi Unitomo ini.
Sementara itu SSC juga memaparkan survey yang mereka lakukan menyebutkan pasangan Eri Armuji di mata masyarakat Surabaya unggul sebagai top of mind. Ini dikatakan oleh Ikhsan Rosidi peneliti senior SSC, dimana dari peta politik Kota Pahlawan di detik-detik Pilwali Surabaya pasangan ini masih unggul dibanding pasangan Mahfud Mujiaman. “Eri Cahyadi unggul 45.9 persen di survey top of mind calon wali kota. Machfud Arifin meraih suara dari 37.3 persen responden. Sementara 16.8 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab. Sementara kalau untuk calon wakil wali kota, Armuji unggul 37.4 persen. Mujiaman dipilih 18.2 persen responden. Sedangkan 44.4 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab,” lanjutnya.
survey top of mind pasangan calon, Ikhsan juga memaparkan jika pasangan Eri-Armuji masih tetap unggul. “Mendapatkan 46.1 persen pilihan responden. Sementara pasangan MA-Mujiaman meraih 35.9 persen. 18 persen sisanya tidak tahu atau tidak menjawab,” paparnya.
Terkait survey popularitas, Direktur Riset SSC Edy Marzuki mengungkapkan jika Calon Wali Kota dengan nomor urut 01 Eri Cahyadi menjadi sosok paling populer diantara kandidat lainnya.
“Popularitas Eri 92 persen, sementara Machfud Arifin 86.9 persen. Sedangkan untuk calon wakil wali kota, popularitas Armuji 84.1 persen sedangkan Mujiaman 74.9 persen,” papar Edy.
Terkait akseptabilitas di mata responden, akademisi Universitas Yudharta Pasuruan ini juga menyebut jika Eri Cahyadi berada di puncak hasil survey. “Akseptabilitas Eri 60 persen sementara Machfud Arifin 53.8 persen. sedangkan untuk calon wakil wali kota, Armuji 47.5 persen sementara Mujiaman 42 persen,” lanjutnya.
Dalam rilis ini, SSC juga menyampaikan hasil survey sebaran peta politik Kota Pahlawan di detik-detik Pilwali Surabaya.
Didik Sugeng selaku peneliti senior SSC memaparkan jika hasil survey elektabilitas yang mereka lakukan menghasilkan keunggulan bagi pasangan dengan nomor urut 01 Eri-Armuji.
“Elektabilitas Eri-Armuji unggul dengan capaian 49.9 persen. Sementara, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman meraih 38.1 persen,” papar Didik.
Dari hasil survey elektabilitas yang dilakukan, menurut akademisi Unitomo ini, ada 12 persen responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.
“Ada jumlah selisih persentase sebesar 11.8 persen. Selisih ini tentunya sangat besar dan menjadi tantangan besar untuk kubu Machfud Arifin-Mujiaman agar bisa memenangkan Pilwali Surabaya,” pungkas Didik.
Meksi belum mengunci secara paten, namun jumlah suara yang masih mungkin berubah bis saja terjadi, dan kubu Mahfud Mujiaman dari hasil survey SSC harus bekerja meyakinkan pemilih. “Sebab prosentase masih cukup besar untuk mengubah pilihan nya,” pungkas Ikhsan.( rofik)






