JEMBER|BIDIK NEWS – Pengoprasian Cold Storage di Kecamatan Puger – Jember perlu mempertimbangkan aspek sosial. Sebab penyediaan fasilitas pendingin ini salah satunya untuk pemberdayaan nelayan.
“Oleh karnanya disepakati akan diadakan penilaian ulang sehingga ada titik temu antara pihak ketiga yang akan mengelola. Itu tahap rencananya,” kata Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief.(24/09/2019)
Kesepakatan itu diputuskan oleh Pemkab Jember dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pertemuan antara Kyai Muqit dan Direktur Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Kelautan dan Perikanan (KKP) Innes Rahmania, A.PI, S.sos, MM,.
Dalam waktu dua tiga Minggu rencana tersebut diharapkan sudah matang,pada Minggu keempat bisa dikomunikasikan kepada pihak ketiga.
Sebelumnya penilaian atau appraisal untuk cold storage di Puger sangat tinggi,hal ini dikarnakan pihak penilai hanya melihat dari aspek profit saja,padahal fasilitas tersebut untuk pemberdayaan masyarakat.
“Kita tidak bisa memikirkan keuntungan saja tapi aspek sosial harus kita pertimbangkan,oleh itu kita berharap setelah dilakukan penilaian ulang aset ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Sementara itu, Innes Rahmania menyampaikan, pihaknya sudah selesai membuat rencana untuk aksi cold storage.
“Alhamdulillah,kita sudah bikin rencana aksi untuk segera operasionalisasi integreted cold storage yang di bangun oleh Kementerian Kelautan Perikanan yang diperuntukkan bagi pemerintah daerah dan masyarakat puger,” ungkapnya.
Pertemuan dengan Bupati Jember dr. Hj Faida MMR sebelumnya juga menunjukkan komitmen agar fasilitas pendingin tersebut segera beroperasi.
Masih Innes,belum ada pihak ketiga yang mengelola cold storage, karena biaya appraisal yang di keluarkan oleh KJPP sangat tinggi.
Ini sudah kita lakukan hitung ulang oleh tim KJPP,agar bisa mendapat angka yang cocok dengan pihak pengelola,setelah itu akan dilakukan beauty contest.
“Alhamdulillah Wabup mendukung. Kami menyadari bersama bahwa “kami dari pusat juga berharap program ini membawa manfaat,” imbuhnya.
KKP akan mendampingi program ini hingga tercapai target pada bulan Oktober ini sudah bisa beroperasi lagi.
Pada musim ikan banyak jika tidak disimpan di suhu tertentu ikan jadi busuk, oleh itu “kami bangun cold storage disana agar ikan bisa disimpan, saat tidak musim ikan bisa di jual dan ini akan menjadi pemasukan lebih untuk pemerintah daerah,” pungkasnya. (Monas)











