BIDIK NEWS | GRESIK – Kepedulian SMA Hidayatus Salam Gresik patut mendapat apresiasi terkait dibidang penelitian. Sabtu (17/3) menyelenggarakan kegiatan lomba penelitian tingkat SMP yang diikuti siswa SMP se- Jatim dan juga dari Jateng.
Dalam lomba yang berlangsung mulai pagi hingga sore hari menghasilkan 10 finalis. Salah satu peserta kelas 7 dari SMPN 2 Semarang, M.Farhan yang mengaku baru kali ini mengikuti kegiatan ini merasa bangga. ” Bagi kami, jauh-jauh dari Jawa Tengah dapat ikut kegiatan ini merupakan kebanggan, karena baru kali ini dan langsung masuk final, kalau kalah ya akan lebih semangat lagi untuk belajar, ” Ujarnya usai memaparkan hasil penelitiannya terkait manfaat daun kelor dan pace.
Sedangkan peserta lain, Ihtada siswa dari MTs N Batu pada saat memaparkan mengenai manfaat daun Bintaro ( buah maja) sebagai bahan alternatif pembuatan kertas seni anti rayap, bahkan dalam pemaparannya dijelaskan juga mengenai biaya produksi ,” Kalau dihitung biaya produksi untuk membuat 2 lembar kertas seni hanya membutuhkan biaya Rp 5 ribu, tapi kualitasnya tahan lama ,” kata Ihtada dengan bangganya.
Dari hasil penilaian juri, akhirnya juara pertama diraih Yulistya Rahmi.Fikri dari MTs NU. Dalam penelitiannya, Yulistya siswa kelaa 7 ini memaparkan mengenai dampak dari pemakaian minyak goreng ” jelantah
atau bekas pakai, ”
Dari hasil penelitian , minyak bekas pakai dapat dibikin jernih dan tidak berdampak terhadap kesehatan, dengan cara yang murah, yaitu dengan mencampur ampas kopi dicampur sedikit cairan kimia, lalu kita letakan dalam tempat (kendi), apabila kita membutuhkan langsung kita celupkan ampas kopi secukupnya, ” ujarnya saat mengakhiri pemaparannya. Diharapkan dengan penelitian agar masyarakat yang menggunakan minyak jelantah sedikit lebih sehat.
Mengenai kegiatan ilmiah tersebut, Ketua Yayasan Hidayatus Sallam Gresik, Misbahul Abidin mengatakan,” Kegiatan ini sudah rutin dari dulu kita membuat Hasilnya salah satu karya siswa sudah kita lombakan ditingkat pusat, selain itu kita mengajak para siswa SMP untuk bermental penaliti,” ujarnya. (ali)
Teks : Tim peneliti dari berbagai sekokah yang menjadi juara di SMA Hits.(foto:ist)









