• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home HUKUM KRIMINAL

Siswa SMK di Banyuwangi Alami Luka Memar, Diduga Dianiaya Seniornya

Nanang Firmansyah by Nanang Firmansyah
4 years ago
in HUKUM KRIMINAL
Reading Time: 2 mins read
0
Luka memar ditubuh korban

Luka memar ditubuh korban

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANYUWANGI – Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi mengaku menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya.

Aksi penganiayaan tersebut dialami korban berinisial TG (16), dipicu adanya salah seorang siswa yang mengaku kehilangan uang di sekolah.

Menurut pengakuan korban, awalnya pada hari Selasa 25 Januari 2022, ada seorang teman se-angkatan yang mangaku kehilangan uang.

Setelah itu, para senior langsung melakukan tindakan dengan menyuruh seluruh siswa seangkatan untuk keluar kelas dan dijemur dilapangan selama kurang lebih tiga jam, mulai jam 13.00 WIB sampai jam 16.00 WIB.

“Teman teman se-angkatan semuanya dikumpulkan dilapangan, disuruh berdiri dari jam 1 siang sampai jam 4 sore dan semua tas diperiksa. Namun, karena (uang) yang dicari gak ketemu, kamudian semua siswa disuruh lepas baju PDH, lalu disuruh berjalan sambil jongkok dan push up,” ungkap korban dikonfirmasi, Rabu (26/01/2022).

Setelah itu, lanjut korban, karena masih belum ada yang mengaku, para senior tersebut menyuruh semua siswa melepas pakaian dalam (telanjang dada). Setelah itu, disuruh berbaring dilantai (paving) lapangan yang saat itu kondisinya panas karena terik matahari.

Saat berbaring dilapangan, teman-teman belum ada yang mengaku juga, akhirnya mereka (para senior) menjadi geram dan menyuruh semua siswa untuk berdiri dan melakukan tindak kekerasan.

“Saya dipukul, ditendang, dan ditampar. Saya juga dipukul pakai pipa paralon karena ketahuan tidak kuat saat push up. Dengan ini, saya jadi tidak nyaman ke sekolah, karena takut dipukul lagi dan sudah diancam,” beber korban.

Peristiwa penganiayaan ini, langsung mendapat respon dan perhatian khusus Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Banyuwangi.

Kepada awak media, Sekjen TRC PPA, Veri Kurniawan mengatakan, persoalan yang menimpa korban (TG), yang mengalami kekerasan fisik dan diduga dilakukan oleh seniornya itu adalah perbuatan yang tidak benar. Mengingat, yang melakukan kekerasan juga masih anak dibawah umur, bagaimana pengawasan pihak sekolah selama ini?.

“Hari Rabu 26 Januari 2022 orang tua korban TG bersama TRC PPA dan didampingi rekan-rekan media mendatangi polresta Banyuwangi, untuk membuat aduan terkait dugaan tindakan kekerasan fisik yang diduga dialami oleh siswa siswi kelas 1 berjumlah kurang lebih 50 anak, yang salah satu korban adalah TG,” ujar Veri.

Menurut Veri, pihak sekolah harus bertanggung jawab sepenuhnya akan persoalan ini. Tindakan senioritas, perpeloncoan dengan kekerasan fisik sudah tidak jaman lagi dan harus ditiadakan.

“Dengan kejadian yang menimpa korban, saya berharap tidak terjadi di sekolah atau tempat belajar mengajar lain,” tutupnya.(nng)

Related Posts:

  • IMG-20180927-WA0045
    Kasus Kepsek SMKN I , Seharusnya Masuk Ranah Hukum       
  • Siswa SMAN 17 Jadi Korban Pengeroyokan
  • syehk
    Kenapa Marak Ulama Dianiaya ?   
  • IMG-20181011-WA0012
    Diduga Teler, Seorang Pria Terluka Parah Di Mendut Karaoke
  • Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 17, Polisi Bakal…
  • juragan buah sodomi
    Juragan Buah Ini Tega Sodomi Dua Bocah Hingga Belasan Kali
Previous Post

Diluncurkan Menparekraf, Banyuwangi Festival 2022 Usung Semangat Pulihkan Ekonomi

Next Post

Teken MoU dengan POLRI, BPJAMSOSTEK Mantap Tingkatkan Kepatuhan

Nanang Firmansyah

Nanang Firmansyah

RelatedPosts

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja
SIDOARJO

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

by Rofik hardian
18/01/2026
0

SIDOARJO l bidik.news - Paguyuban Warga Kristiani ( PWK ) Perumahan Mentari Bumi Sejahtera ( Perum MBS ) desa Kalipecabean...

Read moreDetails
DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026
Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

17/01/2026

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

16/01/2026

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026

Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

16/01/2026
Next Post
Teken MoU dengan POLRI, BPJAMSOSTEK Mantap Tingkatkan Kepatuhan

Teken MoU dengan POLRI, BPJAMSOSTEK Mantap Tingkatkan Kepatuhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

18/01/2026
DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.