GRESIK – Penyebaran virus covid -19 di Kabupaten Gresik terus mengalami peningkatan. Terupdate ada satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 tercatat meninggal dunia di salah satu rumah sakit rujukan penanganangan pencegahan Covid-19 Kabupaten Gresik.
Pasien dalam pantuan ini masih belum dinyatakan posistif karena swebnya masih belum keluara dari Dinkes Jatim. “Pasien warga Surabaya dan dirawat di Rumah sakit rujukan di Gresik, jenazah sudah dikebumikan di Surabaya dengan standar SOP penanganan Covid-19,” tegas Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Gresik drg. Saifuddin Ghozali.
Lebih lanjut diuraikan, pasien PDP itu dirawat di rumah sakit sejak pada Sabtu (28 Maret 2020). Sementara kabar meninggalnya baru diterima hari ini sekitar pukul 13.30 WIB “Belum diketahui positif Covid-19 atau tidak. Karena hasil tes virus transport media (VTM) dari Provinsi belum keluar,” kata Ghozali, Rabu 1 April 2020.
Masih menurutnya, hasil tracing diketahui pasien mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta.
Sementara itu, dari data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Gresik per-hari ini diantaranya, ODR 777, yang lepas pengawasan 636. Jumlah ODP 490, yang masih dipantau 426 dan yang selesai pemantauan 64 orang.
Sedangkan untuk jumlah PDP mencapai 50 orang dan masih dalam pengawasan 39 orang, kemudian dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang sebanyak 10 orang.
Terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak tiga orang. Satu meninggal positif, satu lagi meninggal berstatus PDP, dan dua positif masih dirawat.
“Alhamdulillah, satu orang positif Covid-19 dari wilayah Kecamatan Duduksampean saat ini kondisinya membaik, satu lagi dalam penanganan di Rumah Sakit Surabaya,” terang Ghozali.









