GRESIK – Diulang tahun yang ke 17 untuk sanggar lukis Daun, menggelar pameran fotograpi 3 siswanya yang menggeluti kurang dari setahun, demikian ungkap pendiri sekaligus pembina sanggar Daun, Arik Wartono. seusai membuka pameran di salah satu mall di Gresik, Sabtu sore (12/6).
” Rangkaian ulang tahun ke 17 sanggar Daun, diantaranya kita isi dengan pameran hasil fotograpi dari 3 siswa kami yang baru memggeluti tehnik fotograpi hanya dengan kamera ponsel, dan hasil jepretannya nampak karakter masing masing,” ungkap ustadz Arik.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa seorang guru seni rupa bisa dikatakan sukses dan berhasil kalau bisa memunculkan sekaligus bakat terpendam masing masing siswanya.
” Saya sendiri tidak bisa membuat hasil fotograpi yang sudah dihasilkan Aril ataupun Alin, karena masing masing punya karakter dan kuat sesuai pribadi maupun sifat bawaan lahir dari siswanya,” tambah Arik.
awal mula yang hanya mengajari siswanya melukis dari berbagai alat, mulai : pensil, spidol, crayon, cat air, cat minyak, namun belakangan sudah mengajari siswanya dengan tehnik fotograpi.
Alin yang masih duduk di bangku SMP pada salah satu pendidikan tingkat menengah di Surabaya, merasa enjoy saja melakukan praktek mencari obyek fotonya.
” Ditahun pertama, saya hanya boleh memfoto obyek hanya dengan HP yang saya punyai dan itupun sudah termasuk jadul, namun sudah tidak terhitung lagi hasil karya saya,” papar Alin.
Ny Ratna ibu kandung dari Alin tetap mendukung langkah anak gadisnya dalam menekuni hoby ini,” Bagi saya pribadi, anak saya carikan pembimbing yang mumpuni, dan kami men support penuh, dampaknya hasil karyanya sudah menghiasi beberapa galery diluar negeri,” pungkasnya. ( ali )











