PASURUAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan memastikan persediaan bahan pangan aman menjelang Ramadan ini. Hanya harga cabai belum menunjukkan tanda-tanda turun. Data Disperindag Kabupaten Pasuruan menyebutkan, Bulog Gempol di Japanan menyatakan ketersediaan beras, tepung, dan gula aman. Tepung, misalnya, masih ada 1.000 ton. Gula ada 1.300 ton.
Kadisperindag Diano Vela Ferry mengatakan, sejauh ini Disperindag terus memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Baik Bulog, Dinas Peternakan, maupun Dinas Pertanian untuk stok komoditas pangan.
“Ketersediaan pangan sejauh ini masih aman berdasar koordinasi kami dengan dinas terkait,” katanya.
Menurut Diano, sejauh ini hanya harga cabai rawit yang terpantau masih cenderung tinggi. Dan, itu terjadi karena faktor cuaca. Stok tidak menentu. Sebab, produksi kerap menurun apabila hujan sedang mengguyur. Lebih-lebih jika intensitasnya tinggi.
“Kami terus memantau ketersediaan dan kestabilan harganya. Sementara masih tinggi. Berkisar Rp 120 ribu per kilogram,” ungkap mantan Camat Sukorejo itu.
Selain memastikan ketersediaan bahan pangan, Disperindag memantau fluktuasi harga bahan pangan. Tidak hanya cabai, namun harga komoditas lain menjelang Ramadan masih normal. Tidak ada kenaikan yang signifikan.
“Harga di beberapa pasar daerah kami update info setiap hari,” jelasnya.
Berdasar data Disperindag, harga beras paling mahal per kilo Rp 12 ribu, gula pasir Rp 12.500 per kilo, minyak goreng botol 620 mililiter Rp 10.500, daging sapi, Rp 106 ribu per kilo, serta daging ayam broiler Rp 34 ribu per kilo.
“Intinya dinas kami akan selalu memantau harga pasar menyambut bulan Ramadan ini,” pungkasnya.











