MANGGARAI (NTT)-Politikus sekaligus Anggota DPR RI dari fraksi partai PDIP, Yohanis Fransiskus Lema bertemu Calon Bupati Kabupaten Manggarai 2020 Hery Nabit di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Rabu (16/09/2020).
Pada kesempatan tersebut Ansy Menjelaskan bahwa Hery Nabit adalah teman sekolah waktu SMP di Seminari Pius XII Kisol Manggarai Timur dan dirinya setahun di atas beliau.
“Kami berteman lama, akrab sejak SMP, jadi saat ini saya datang untuk memberikan dukungan kepada beliau sebagai teman lama sekaligus sesama kader PDI Perjuangan. Kini Hery maju sebagai calon Bupati Manggarai berpasangan dengan Herry Ngabut, dengan tagline H2N, ” jelasnya
Lanjut Ansy, menerangkan sosok Hery Nabit yang ia kenal sejak dahulu adalah pribadi yang tegas, cerdas, peduli, rendah hati, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Heri Nabit adalah jebolan Institute of Social Studies (ISS) Den Haag Belanda, Program Studi Ekonomi Negara-negara Berkembang, Bekal karakter, pengetahuan akademik, dan pengalaman memimpin membuat Hery Nabit sangat layak dipilih sebagai Bupati Manggarai, ” ungkap Ansy
Ansy juga menyampaikan disana Hery belajar tentang pembangunan daerah berbasis potensi dan lokalitas, membangun daerah berbasif kearifan lokal untuk kesejahteraan masyarakat.
“Maka saya tidak heran jika PDI Perjuangan menobatkan Hery Nabit sebagai peserta terbaik sekolah partai Gelombang pertama dari ratusan calon kepala daerah. Hery dinilai sangat siap menjadi pemimpin Manggarai, ” terangnya
Menurut Ansy pemimpin sejati memiliki visi-misi, ideologi marhaen, narasi dan paradigma besar mengenai pembangunan serta keberpihakan yang kuat kepada rakyat.
Saat ini kami tengah membahas tetentang grand design dan isu-isu substansif pembangunan Kabupaten Manggarai ke depan seperti Pertanian, peternakan, dan perkebunan merupakan sektor primer yang harus dikembangkan di Kabupaten Manggarai.
“Namun, perlu dilakukan pemetaan wilayah pertanian, peternakan, dan perkebunan, agar intervensi pembangunan berdasarkan karakter lokal setiap wilayah di Manggarai. Singkatnya, melakukan pewilayahan komoditas, ” kata Ansy
Sedangkan untuk Pengembangan pertanian, peternakan, perkebunan harus memproritaskan produk unggulan di setiap wilayah. Misalnya, prioritas pengembangan Kopi di Manggarai, sebagai produk unggulan perkebunan beberapa daerah di Manggarai.
Pemerintah Kabupaten Manggarai harus mengajak pemerintah pusat untuk mentransformasi kebun kopi dari status tradisional (kebun rakyat), menuju kebun kopi modern. Saat ini, produk Kopi Manggarai sudah menembus pasar nasional, bahkan internasional. Perlu digiatkan pegiat UMKM lokal dan mencari seluas mungkin pasar Kopi Manggarai.
Selain itu, disampaikan juga oleh Ansy agar Kabupaten Manggarai perlu segera berbenah diri, membangun, menata dan memasarkan pariwisata budaya dan alamnya, agar menangkap peluang kunjungan wisawatan yang berkunjung dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
“Pada gilirannya, sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat maupun Kabupaten Manggarai menjadi penggerak utama bidang pertanian dan perkebunan. Produk-produk lokal di Manggarai harus menguasai pasar pariwisata. Jangan sampai hasil pertanian, peternakan, maupun perkebunan dari Manggarai tersingkir di tanah sendiri, “tutur Ansy
Dalam diskusi Kami juga bersepakat bahwa semangat perubahan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Manggarai tidak dapat berjalan apabila tidak dilakukan reformasi birokrasi.
Butuh birokrasi yang profesional di Manggarai berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik.
“Saya yakin Hery Nabit dapat melakukan kerja-kerja ini. Apalagi didukung Hery Ngabut yang sangat berpengalaman sebagai birokrat tulen dan bersih, ” pungkasnya
Harapan Ansy semoga semangat perubahan selalu dihembuskan dan digerakkan oleh kaum muda. Indonesia merdeka karena perjuangan para pemuda, karena ada idealisme, semangat dan komitmen kuat melakukan perubahan.
“Kiranya H2N terpilih untuk memimpin Kabupaten Manggarai. Jangan takut dan gentar melakukan perubahan, ” harapnya
Jadi Sudah saatnya peralihan tampuk kepemimpinan kepada generasi baru di Manggarai, agar sprint, percepatan pembangunan di Kabupaten Manggarai dapat terlaksana.











