SAMPANG|BIDIK NEWS – Rumah Potong Hewan (RPH), yang terletak di Kecamatan Kedungdung, Sampang, kini menjadi sorotan masyarakat Gedung akibat telah bertahun-tahun mangkrak tanpa sebab. Hal ini cukup membuat masyarakat sekitar menjadi kebingungan apabila ingin melakukan penyembelihan hewan potong. (28/08/2019).
Aset daerah yang sejatinya sangat dibutuhkan oleh masyarakat itu, kini terlihat dalam kondisi rusak yang cukup parah.
Moh. Yasin, dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda, mengaku sangat kecewa dengan adanya aset daerah yang tidak mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah daerah tersebut.
“Kami sangat kecewa mas, aset daerah yang seharusnya bisa dimanfaatkan keberadaannya oleh masyarakat sekitar, kini terbengkalai. Seakan-akan aset ini tidak diperdulikan oleh pemerintah daerah apalagi pihak kecamatan yang seharusnya memberikan laporan tentang adanya aset yang lama tidak beroperasi,” kata Yasin.
Yasin menambahkan, menurut pantauannya RPH tersebut gedungnya hancur karena tidak ada pemeliharaan dan perhatian oleh pihak pemerintah Kabupaten Sampang. Tak hanya itu, pihak pemerintah dalam hal ini bagian aset, harus melakukan pengecekan di setiap lokasi yang menjadi asetnya.
“(Bagian) Aset Kabupaten Sampang harus dan perlu mengadakan pengecekan di setiap lokasi yang diketahui masuk sebagai asetnya. Banyak juga perumahan guru dan masuk aset Kabupaten Sampang kini hancur dan tidak ditempati hingga kini ada beberapa yang sudah dalam penguasaan orang lain,” imbuhnya.
Dengan adanya permasalahan ini, Yasin berharap agar Bupati Sampang berserta jajarannya dapat memperhatikan dan mengelola dengan baik apa yang menjadi asetnya.
“Dan saya harap kepada Bapak Bupati Sampang serta jajarannya yang terkait dengan aset yang ada, baik di bidang pengadaan dan bangunan yang ada di desa betul-betul di pelihara dengan baik,”pungkas Yasin. (syam)










