GRESIK — Hingga saat ini, pasien dari Gresik pantura, tidak semuanya berobat ke kota Gresik, ada juga yang juga ke kota Lamongan, selain jangkauan transportasi, juga kelengkapan alat yang menjadikan pertimbangan pasien dan keluarga pasien, demikian disampaikan Direktur RS Fatma Medika dr Asluchul Alif. Kamis ( 25/2).
” Karena masih banyak warga Gresik dari belahan utara yang ketika sakit, malah berobat ke Lamongan atau bahkan ke Tuban, ya kita mesti menangkap peluang ini,” jelas dr Alif.
Lebih lanjut dikatakan bahwa di pantura ini hanya puskesmas dan klinik, maka layanan yang banyak di butuhkan masyarakat mesti di buka, selain untuk lebih mendekatkan jarak rumah pasien dan rumah sakit , juga yang lumayan komplit layanannya.
“Layanan trauma centre, baik kecelakaan di jalan atau di kecelakaan di tempat kerja, untuk masyarakat dari wilayah pantura ini lumayan banyak, sehingga peluang ini mesti ditangkap dan direalisasikan dalam waktu dekat, kita tinggal menambah ruangan baru dari yang sudah ada,” tutur dr Alif.
Selain trauma centre, layanan yang segera di realisasikan adalah untuk cuci darah, ” Pasien yang harus menjalani cuci darah dari waktu ke waktu mengalami peningkatan, dan lebih terpusat di Ibnu Sina serta Dr Sutomo, kalau dipantura kita sudah punya layanan tersebut, kami berharap pasien dari pantura tidak perlu jauh jauh ke kota,” pungkas dr Alif.








