PASURUAN – Tahun ini, Rumah Potong Hewan (RTH) di Kabupaten Pasuruan mengejar target sembelih enam ribu ekor sapi. Walau, pada tahun 2020 lalu belum mencapai target yang telah ditentukan. Ini semua karena adanya pamdemi COVID-19.
Di Kab Pasuruan, saat ini ada 10 RPH. Dan, tahun 2020 lalu, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kab Pasuruan menargetkan menyembelih enam ribu ekor sapi. Namun saat itu terealisasi 5991 ekor artinya masih kurang sembilan ekor sapi saja.
Ini dikatakan, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Diana Lukita Sari didampingi Kabid Kesehatan Hewan Nur Alfiyah, Senin kemarin di ruang tugasnya.
Wanita ayu ini berterus terang dirinya masih pesimistis target tersebut terpenuhi. Kecemasan ini, karena hingga saat ini pandemi Covid-19 masih belum reda dan masih menyeruak di masyarakat.
Tahun ini pun, target penyembelihan masih sama yakni enam ribu ekor sapi. Namun, hingga akhir Mei baru tercapai 2709 ekor, dan angka itu masih jauh dari target.
“Pandemi Covid-19 mengakibatkan target tidak terpenuhi,” singkat Alfiyah sapaan akrabnya.
Namun wanita berjilbab ini, akan terus berupaya menggapai target itu. Apalagi tahun ini masih menyisakan beberapa bulan lagi hingga Desember mendatang.
“Dinas akan mengejar target agar tahun ini terpenuhi, memang agak berat tapi akan kita kejar target itu,” tegas Alfiyah optimis.
RPH milik Pemkab Pasuruan tersebar di 10 tempat, yakni Kec Gempol, Prigen, Purwosari, Tutur, Pasrepan, Gondangwetan, Wonorejo, Ngiling, Gratis dan Bangil. Ke 10 RPH tersebut sudah bersertifikasi halal.
“Semoga tahun ini, target tercapai akan kita usahakan,’ kata Alfiyah.
Dia menambahkan bersama jajarannya akan bekerja keras untuk memenuhi target tersebut. Ini dikatakan sebagai bentuk tanggungjawab dalam tugasnya. (rusdi)









