BIDIK NEWS | SURABAYA – Sinergi antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo dengan Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) DPW Surabaya terus berlanjut.
Terbukti sebanyak 750 driver online Gobackae dibawah bendera PT Gobackku Bersinar Terang (GBT) sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo. Gobackae adalah aplikasi baru untuk ojek online hasil karya anak bangsa yang lahir di Jatim.
Dengan begitu, jika terjadi kecelakaan kerja yang menimpa driver online Gobackae. Semua biaya pengobatan di rumah sakit akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh, berapapun nominalnya alias tanpa batas.
Hal itu dikatakan Ketua GMDM DPW Surabaya, Yayuk Sri Wahyuningsih usai launching Gobackae di halaman Giant Ekstra Rajawali, Minggu (5/8) pagi. Selain launching, juga dilakukan penandatangaman MoU antara kedua belah pihak terkait kepesertaan.
Selain Yayuk Sri Wahyuningsih, hadir juga Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo Poedji Santoso, Ketua GMDM Jatim Agus Triwiyino, Direktur Operasional Gobackae sekaligus Sekretaris GMDM Jatim Siswanto serta 1.500 driver dan LSM Bakornas GMDM.
Dipaparkan Yayuk, 750 driver online Gobackae yang di daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, masing-masing 650 driver roda dua dan 100 driver roda empat. Untuk sementara masuk di 2 program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Dalam waktu dekat, kami juga akan melaunching Gobackae di Sidoarjo, Lamongan dan Gresik,” ungkapnya.
Sementara Poedji Santoso menambahkan, 1 tahun berjalan kerjasama dengan GMDM, selaku induk organisasi dari ojek online Gobackae, diakuinya mengalami peningkatan cukup signifikan, terutama pada sektor pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).
Di wilayah Darmo saat ini mempunyai 2 perisai dengan 7 agen yang mampu mengcover 500 – 600 tenaga kerja. “Dengan kerjasama ini, ada tambahan 2 perisai dan 5 agen baru lagi. Di semester II/2018 ini kita fokus penambahan kepesertaan ke sektor pekerja BPU,” kata Poedji.
Untuk jumlah pekerja sektor BPU di BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo hingga saat ini mencapai sekitar 10 ribu tenaga kerja. Sedangkan target hingga akhir tahun sebanyak 18 ribu tenaga kerja BPU. “Kita optimis mampu mengejar 8 ribu pekerja BPU. Karena kedepan kita juga akan melakukan kerjasama serupa dengan pihak perbankan,” lanjut Poedji.
BAKORNAS GMDM hadir dalam bentuk LSM (Independen), atas dasar tanggung jawab sebagai generasi muda Indonesia terhadap penyakit masyarakat yang semakin mengancam kehidupan generasi bangsa.
Program BAKORNAS GMDM adalah membantu Pemerintah dan masyarakat mencegah jatuhnya korban akibat narkoba, HIV/AIDS, seks bebas, aborsi, premanisme dan mengantisipasi ketertinggalan pendidikan.
“Karena itu, kita akan mengajukan ke pusat. Artinya, melalui dana CSR, kita akan membantu dan mensuport segala bentuk kegiatan yang dilakukan GMDM dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba,” pungkas Poedji Santoso. (hari)









