PASURUAN – Agar pelaku UMKM yang ada di rumahan tetap bertahan dalam menjalankan roda perekonomian keluarga, maka pelaku UMKM tersebut harus melek soal di gitalisasi atau menguasai sosial media ( Sosmed).
Saat serap aspirasi masyarakat , Anggota DPRD Jawa Timur H. Ahmad Hilmy banyak di curhati konstituennya terkait pelaku UMKM yang gaptek atau kurang faham soal digitalisasi , , sehingga pelaku UMKM rumahan ini akhirnya kalah bersaing dengan usaha Online modern.
” Pelaku UMKM rumahan harus sering banyak browsing dan kemudian
Acount nya harus dijaga, agar strategi marketnya terjaga rahasianya. Apalagi usaha online modern seperti Shopy,lazada,tokopedia dan lainya sudah banyak. Ini menjadi persaingan jual bagi UMKM rumahan yang dituntut untuk menguasai Digitalisasi, ” ucap Ahmad Hilmy saat serap aspirasi di desa Sruwi Kecamatan Winongan kabupaten Pasuruan , Minggu ( 6 /2/2022).
Politisi asal Fraksi PKB DPRD Jatim ini juga memahami minimnya pengetahuan para UMKM rumahan soal melek digitalisasi.Pemerintah harus memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang ada dirumah.mungkin saja kurang gencarnya sosialisasi dan pelatihan soal sosial media .
” Kita akan mendorong Pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi memberikan palatihan melek digitalisasi agar mereka mendapat pengetahuan dan menguasai wawasan soal berdagang secara online, ” terang Gus Hilmy sapaan akrab Ahmad Hilmy.
Putra dari anggota DPR RI Hj. Anisa Syakur ini juga minta Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar UMKM ini di suntik permodalan supaya usahanya bisa berkembang.
” Selain pelatihan pengetahuan soal digitalisasi , pelatihan packing juga perlu karena tampilan yang bagus akan menarik pembeli, ” Pungkas Anggota Komisi C DPRD Jatim Bidang Anggaran ini. ( rofik)












