PASURUAN – ketika menjalankan tugas kedewanan dalam menyerap aspirasi masyarakat di kabupaten Pasuruan, H . Ahmad Hilmi ,S, Ag banyak di waduli oleh konstutuennya terkait bantuan prasarana untuk gedung PAUD dan mengusulkan perlindungan hukum bagi guru agama / ustad
” Karena selama ini menurut pengakuan para guru atau ustad merasa katakutan jika mengajar ada muridnya yang nakal di tegur atau di cubit malah dilaporkan oleh orang tuanya ke kepolisian, ” terang Ahmad Hilmi saat di temui usai reses l di desa kepulungan kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan.
Dilanjutkan Ahmad Hilmi bahwa guru agama tersebut mendidik anak didiknya supaya menjadi orang baik supaya berguna bagi negara dan bangsa. Namun sering kali di salah artikan bahwa mendidik anak dengan cara kedisiplinan malah orang tua salah paham.
Selain itu persoalan bantuan gedung prasarana bagi PAUD hampir belum kesentuh oleh pemerintah. Di daerah desa kepulungan hampir semua gedung di daerah tersebut masih nunut bangunan rumah warga atau di gedung balai RT .
” Pemerintah seharusnya memberikan bantuan prasarana gedung PAUD karena pendidikan di tingkat PAUD sudah masuk pendidikan formal ,” terang pria yang akrab di sapa Gus Hilmi ini.
” Saya tegaskan bahwa mendengar keluhan warga yang ada di desa kepulungan tersebut terkait usulan untuk perlindungan hukum bagi para guru agama dan bantuan gedung PAUD berjanji akan disampaikan di para wakil rakyat yang ada di DPRD Jatim dan semoga menjadi bahasan dan perhatian bagi pemerintah provinsi, ” pungkas pria yang mengaku asli Pasuruan tersebut. ( rofik)











