BIDIK NEWS | SURABAYA – Proyek JLLB (Jalur Lingkar Luar Barat) yang di gagas Pemerintah Kota Surabaya kini mulai dikerjakan. Proyek pembangunan jalan sepanjang 950 meter tersebut menelan anggaran Rp. 100 Miliar bersumber dari APBD Kota Surabaya tahun 2019.
Nampak di lokasi para pekerja dan alat berat mulai mengerjakan pengurukan tanah limestone. Proyek yang digadang-gadang bisa mengurai kemacetan lalu lintas di wilayah Surabaya Barat itu kini bakal terealisasi dan di target selesai pengerjaannya dalam jangka waktu tak kurang dari satu tahun.
Eko Martil, Kepala HSE (Health Safety Envourement) mengatakan, proyek yang dikerjakan 3 perusahaan gabungan (KSO) PT. Prasasti, PT.Tiara, dan PT Ayunda telah memenangkan lelang atau tender proyek JLLB. Pelaksanaannya di mulai dari STA 0 (Alas Malang atau Gardu Induk) dan berahir di STA 950 Sememi Baru utara rel kereta api (Belakang perum Oasis).
“Saat ini pelaksanaan tahap awal pekerjaan adalah akses jalan keluar masuk kendaraan truk untuk pengurukan lahan dan alat berat untuk pancang,”kata Eko kepada BIDIK
Lebih jauh eko menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan nantinya berupa jalan layang (fly over) yang menyambungkan antara jalan raya Sememi dan Rel Kereta Api. “Untuk rencana lebar jalannya 17 meter dan bisa dilalui tiga jajar atau lapis kendaraan,” jelasnya.
Disinggung mengenai progress pekerjaan, “Untuk tahap awal ini progress pekerjaan mencapai 2 persen. Kesadaran mayarakat sekitar yang terkena dampak juga saya harapkan agar nantinya proyek ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu,”pungkasnya.(b2)










