BIDIK NEWS | SURABAYA – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dipastikan akan mendaftar sebagai Calon Presiden (Capres) pada Rabu (8/8/2018).
Hal itu diungkapkan Politisi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, di Surabaya Sabtu (4/8/2018).
”Tanggal cantik ini kami harapkan bisa membawa berkah bagi Indonesia dimasa yang akan datang,” kata Bambang.
Anggota MPR Fraksi Partai Gerindra ini menjelaskan, saat ini Prabowo masih dalam proses menyeleksi bakal cawapres yang akan mendampinginya. Menurut dia, saat ini ada lima nama yang mengemuka dan tengah diseleksi bersama tim.
Kelima nama bacawapres itu diantaranya, Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Lalu ada nama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga ketua MPR Zulkifli Hasan. Hingga dua figur hasil Ijtima’ Ulama, yakni Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al Jufri serta Ustadz Abdul Somad.
Untuk bisa dipilih oleh Prabowo sebagai cawapres, Bambang menyebut beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh masing-masing figur. Pertama, figur ini harus berkompeten, tolok ukur kompetensi ini bisa dilihat dari pandangan terkait sisi politik, ekonomi, sosial hingga pertahanan Negara.
“Untuk saat ini keempat faktor ini dalam kondisi yang memprihatinkan.” sebut anggota legislatif dari Dapil Surabaya-Sidoarjo ini.
Selain itu, kompetensi sosok cawapres itu harus menunjang kualitas pemikiran Prabowo.
“Pak Prabowo adalah figur yang sangat cerdas dengan IQ diatas 150, beliau juga berpengalaman di empat bidang itu,” lanjutnya.
Selain itu, sosok cawapres tersebut harus memiliki basis pendukung yang jelas. “Sehingga dengan adanya basis massa pendukung yang jelas maka potensi kemenangan Prabowo juga akan makin besar.
Menurut Bambang, masing – masing figur memiliki identifikasi masa yang berbeda sehingga sama-sama berpeluang.
”Keempat faktor itu memiliki karakter yang cenderung berbeda. Sehingga, potensinya cenderung sama,” ujarnya.
Ditambahkannya, Prabowo pastinya akan memilih yang terbaik untuk kepentingan bangsa. Sebab, kondisi Negara saat ini sudah dalam keadaan krisis terutama dibidang ekonomi,” tegasnya.
“Sehingga kalau pemilihan cawapres ini asal-asalan akan berpengaruh terhadap masa depan Indonesia,” pungkasnya.(nng)











