GRESIK – Vaksinasi dosis ketiga (booster) di Gresik sudah dilaksanakan mulai sudah hari Rabu 12 Januari 2021. Pemkab Gresik telah menyiapkan 30 puskesmas untuk menerima dan melaksanakan vaksinasi booster.
Vaksin booster untuk masyarakat yang telah melewati enam bulan setelah penyuntikan vaksin dosis kedua. Mereka cukup datang ke fasilitas layanan kesehatan dan menunjukkan indentitas diri dan bukti sudah pernah disuntik vaksin bisa melalui aplikasi PeduliLindungi.
Untuk percepatan vaksinisani Booster program dari pemertintah ini, Polres Gresik akan mendukung dan melalukan sosialisasi kepada masyarakat agar hert Immunity terbangun serta terhindar dari Covid-19 varian Omicron yang sudah mulai masuk ke Indonesia.
Lansia di Gresik menjadi prioritas untuk menerima dosis vaksin dengan syarat telah menerima dosis vaksin kedua dengan jarak enam bulan yang lalu. Vaksinasi booster ini akan diberikan setengah dosis.
“Teutama lansia yang berada di desa. Prioritas mendapat dosis vaksin booster, akan kami bantu sosialisasi kalau perlu bantuan kami siap mengantar ke Puskesmas,” Ujar Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz.
Masih menurut Kapolres, vksin booster ini tidak dipungut biaya alias gratis. Akan tetapi, meskipun sudah menerima vaksin, disiplin menerapkan protokol kesehatan tidak boleh kendor. Terutama saat beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
Sebelumnya, secara simbolis penyuntikan vaksin booster perdana di Gresik digelar di RSUD Ibnu Sina. Disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakapolres Kompol Eko Iskandar, Kasdim 0817 Mayor Inf Sugeng Riyadi, Kadinkes dr. Mukhibatul Khusnah dan jajaran kepala OPD.
“Hari pertama ada 710 sasaran. Mudah – mudahan ini menjadi strategi untuk melawan Covid-19 varian baru Omicron,” ujar Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. (him)











