SURABAYA l bidik.news – Anggota DPRD Jawa Timur Hj.Ma’mulah Harun mempertanyakan pemberian vaksinasi yang akan disuntikan kepada masyarakat Jawa Timur .Pasalnya hingga kini belum ada kejelasan dari pemerintah terkait pemberian suntikan vaksin TBC tersebut .
Diakui Politisi PKB ini ,memang kewenangan seorang kepala daerah bisa saja menerima apapun yang di tawarkan . Pemprov Jatim kalau memang akan menerima vaksin TBC silahkan saja . Namun setidaknya ada dasar yang bisa di terima sehingga masyarakat Jawa Timur diharuskan vaksin uji coba .
” Apakah dari sisi kesehatan masyarakat Jawa Timur banyak yang menderita penyakit TBC tersebut , dan datanya berapa sehingga masyarakat tidak merasa menjadi kelinci percobaan , ” terang Hj.Ma’mulah Harun saat di temui pada Rabu ( 11/6/2025).
Menurut Ma”mulah,pihaknya me respon terhadap aspirasi yang disampaikan olah para Habaib dan Ulama terkait vaksin TBC tersebut.
” Artinya para Habaib dan Ulama tersebut berarti masih memikirkan bagaimana masyarakat apakah sudah perlu di Vaksin TBC . Mereka meminta harus ada dasarnya jika masyarakat di Vaksin TBC , ” terangnya.
Politisi asal Dapil 4 Banyuwangi ,Situbonda dan Bondowoso meminta Pemerintah Provinsi mengkaji terlebih dahulu vaksin tersebut apakah masyarakat Jawa Timur ini sudah perlu menerima vaksin tersebut .Halal dan Haram nya juga diperhatikan.
” Pemprov Jatim harus mengkaji terlebih dahulu terkait vaksin TBC tersebut , kalau sudah ya Monggo . Jangan di berikan masyarakat dulu baru di kaji ,ini kan timbul persoalan , ” pungkasnya.
Seperti diketahui beberapa waktu lalu para Habaib dan Ulama menyampaikan aspirasinya di gedung DPRD Jawa Timur. Mereka menolak vaksin TBC tersebut , karena pemerintah belum menjelaskan urgensi pemberian vaksin TBC terhadap masyarakat Jawa Timur. Mereka juga mempertanyakan vaksin uji coba tersebut terkait halal dan haramnya. ( Rofik )









