SURABAYA – Letusan senpi milik anggota Jatanras Polda Jatim mengirim dua orang spesialis perampokan dan curanmor ke akhirat.
Identitas pelaku yakni bernama Samsul Huda (20) dan Heru Kustiawan (25) keduanya warga Plosari Grati, Pasuruan Jawa Timur, Surabaya.
Barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa celurit, jimat, dan bom bondet dan beberapa buah kunci T serta 4 unit sepeda motor jenis matic.
Dua bandit tersebut selama ini diburu petugas, sepak terjangnya sangat sadis dan cerdik.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dua bandit yang ditembak mati itu tercatat ada 24 laporan dan lokasinya tersebar di wilayah Jawa Timur Surabaya.
“Aksi mereka kerap sekali melakukan di daerah Sidoarjo, Mojokerto, probolinggo dan pasuruan. Dalam menjalankan aksinya dua bandit ini selalu membawa senjata tajam dan bondet,” ujar Trunoyudo, Senin (22/6/2020).
Trunoyudo menjelaskan, anggota tim opsnal mendapati markas persembunyian bandit bernama Heru Kustiawan, saat ditangkap tersangka melawan petugas dengan senjata tajam.
“Dinilai membahayakan petugas, terpaksa kami melakukan tindakan tegas terukur, karena pada saat ditangkap tersangka melawan petugas dengan senjata tajam,” terang perwira berpangkat melati tiga dipundaknya itu.
Lanjut trunoyudo, tidak berselang lama, tim opsnal mengetahui keberadaan rekannya, bernama Samsul Huda, petugas langsung melakukan pengyergapan.
“Pada saat disergap tersangka melawan dengan melemparkan bom bondet kearah petugas dengan terpaksa langsung ditindak tegas,” sebut Trunoyudo.
Keduanya sempat dilarikan kerumah sakit namun naas dalam perjalanan kedua bandit tersebut sudah tidak bernapas lagi.
Trunoyudo menambahkan, sepak terjang yang paling sadis salah satu pelaku yakni Heru Kustiawan melakukan pencurian, aksinya itu diketahui Anggota TNI AD bernama Bambang Irawan yang bertugas di Kodim 0820 Probolinggo.
Mengetahui kejadian tersebut Anggota TNI AD mencoba melakukan penangkapan, namun heru mencoba melawan dengan membacok lengan kanan hingga putus dan korban meninggal dunia.










