PACITAN – PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) melalui salah satu unitnya PLTU Pacitan meresmikan rumah layak huni yang terbuat dari sisa pembakaran batu bara PLTU atau Fly Ash and Bottom Ash (FABA), Senin (25/10/2021).
Hadir, Rachmanoe Indarto Direktur Operasi-2 PT PJB, Yunus Hariyadi Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Pacitan mewakili Bupati Pacitan Ajrun Karim, VP Lingkungan PT PLN (Persero), serta Abdul Mungin penerima manfaat.
Pembangunan rumah layak huni dari FABA ini salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PJB dan menjadi simbol bahwa PJB dalam menjalankan bisnisnya akan tumbuh berkembang bersama lingkungan dan masyarakat sekitarnya.
Pembangunan rumah memakan waktu 2 bulan, dimulai 20 Agustus 2021 dan selesai 20 Oktober 2021. Memiliki luas 24 M² dan dalam pembangunannya menggunakan batako sejumlah 1.600 buah yang berbahan dasar dari FABA.
Rachmanoe Indarto menyampaikan, saat ini PJB berhasil memanfaatkan sisa pembakaran batubara (FABA) menjadi barang yang berguna untuk masyarakat dan sosial. Program serupa juga sudah diterapkan di PLTU PJB yang lain. “Semoga PJB semakin dapat memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat,” katanya.
Sementara Abdul Mungin, penerima manfaat mengaku memang tidak memiliki tempat tinggal tetap dan bermata pencaharian ala kadarnya. Pria 50 tahun itu sempat tinggal di hutan dan di gua. Terakhir, Abdul tinggal di gubuk reot yang tidak memiliki dinding dan pintu. Karena itu, Abdul Mungin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PJB atas program ini.
“Rasanya seperti mimpi saya bisa punya rumah, tidak menyangka. Saya sangat berterima kasih kepada PLTU Pacitan, desa, jajaran TNI-Polri dan orang-orang yang telah membantu saya,” ungkapnya.
Setelah rumah untuk Abdul Mungin, saat ini PJB sedang memproses pembangunan 5 rumah FABA lainnya di wilayah Kec. Sudimoro. PJB akan terus memberikan bantuan FABA, baik raw material (bahan baku) yang dapat digunakan sebagai stabilitasi tanah, media tanam dan juga untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pacitan melalui UMKM dan pemkab.
Selain peresmian rumah layak huni, PJB juga memanfaatkan FABA untuk pengecoran jalan sepanjang 1 km di dusun Krajan desa Sumberejo, Pacitan. FABA dimanfaatkan sebagai pengganti batu kotal dan semen. Pembangunan jalan ini sendiri nantinya diharapkan bisa memberikan akses yang nyaman dan aman.
PLTU Pacitan juga melakukan penghijauan dengan penanaman sejumlah 10.000 pohon jenis Kaliandra dan Gamal/Glirecideyang yang ditanam di sekitar PLTU Pacitan. Media tanam yang dipakai menggunakan media tanam produksi internal Pacitan yang dicampur dengan FABA dengan komposisi 70:30. Penghijauan ini untuk meningkatkan kualitas udara di Kab. Pacitan dan menambah bahan baku yang akan digunakan untuk Co-Firing.










