• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home EKONOMI

Pentingnya Tata Kelola Perusahaan bagi Start-up

Ida by Ida
7 years ago
in EKONOMI
Reading Time: 3 mins read
0
Pentingnya Tata Kelola Perusahaan bagi Start-up 1
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BIDIK NEWS | JAKARTA – IDX Incubator, Kolega Coworking Space (Kolega) dan PT Coris Oratoria (Coris) menggelar diskusi panel bertema “The Importance of Implementing Good Corporate Governance for Start-ups”, Rabu (12/12) di Jakarta. Fakta menunjukkan, jumlah pekerja kreatif di kalangan milenial menempati bagian paling besar sebagai pengelola dan pemilik perusahaan rintisan (start-up) dengan tingkat persaingan yang ketat.

Pentingnya memahami good corporate governance (GCG) menjadikan bisnis berkelanjutan, memiliki daya saing tinggi, dan membuka peluang besar datangnya pendanaan dari investor. Berdasarkan Startup Ranking, Indonesia berada di peringkat ke-3 dari daftar negara yang memiliki jumlah perusahaan rintisan berbasis teknologi terbanyak setelah Amerika Serikat dan India.

Diskusi panel dihadiri perusahaan rintisan, perusahaan sekuritas, perbankan, perusahaan modal ventura serta konsultan hukum. Dengan narasumber antara lain Irmawati Amran (Program Director IDX Incubator), Hendy M. Fakhrudin (Capital Market dan GCG Specialist) dan Dian Adhitama (praktisi governance sekaligus Dirut Coris).

Tujuan kegiatan ini, dikatakan Rafi Rachmanzah Hiramsyah, Co-Founder dan Dirut Kolega didasari karena melihat semakin banyaknya start-up yang berkembang di Indonesia. “Sesuai dengan visi Kolega dengan tagar Gotong Royong, kami ingin berbagi pengetahuan dengan para start-up lainnya agar dapat mengelola perusahaan yang memiliki daya saing tinggi. Kerja sama dengan IDX Incubator ini langkah awal. Berikutnya kami akan menggelar program training dengan pembicara dan praktisi good corporate governance tanpa dipungut biaya,” ujar Rafi, Jumat (14/12).   

Riset dari Bain & Company menyatakan, investor memiliki minat tinggi terhadap start-up di Asia Tenggara. Disebutkan sejak 2012 – 2017 sudah banyak pendanaan asing yang masuk ke Asia Tenggara, bahkan saat ini jumlahnya meningkat 2 kali lipat. Karena para investor tertarik akan fundamental makro ekonomi yang kuat di kawasan ini dan peluang investasi yang masih terbuka lebar.

Riset juga menyatakan, jumlah perusahaan di Indonesia yang mendapat pendanaan putaran pertama pada 2017 meningkat lebih dari 300% dari 2012. Indonesia dan Vietnam memperoleh 20% dari nilai kesepakatan modal swasta di kawasan Asia Tenggara selama 5 tahun terakhir dan persentase itu mungkin bertumbuh.

Data dari Techin Asia juga mendukung pernyataan tersebut. Sejauh ini dalam 2018 tercatat sebanyak 9 kali pendanaan seri B, jumlah ini meningkat 50% dibanding 2017. Di luar start-up unicorn, terdata sebanyak 51 pendanaan yang berhasil dibukukan start-up dari berbagai sektor. Berdasarkan nilainya, pendanaan tertinggi (di luar start-up unicorn) mencapai Rp 1 triliun dengan rata-rata perolehan terbanyak berkisar antara Rp 100-400 miliar.

Pendanaan dari investor saat ini sangat dibutuhkan start-up untuk mengelola dan mendorong akselerasi perusahaan. Bagi start-up, pendanaan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan seperti sewa kantor, mengelola sumber daya manusia, pemasaran, dan sebagainya.

Irmawati Amran dalam bahasannya menekankan pentingnya menerapkan praktik GCG sejak dari awal mengelola bisnis. “Dengan tata kelola perusahaan yang baik, para start-up memiliki peluang besar menjalankan bisnis dengan sukses yang berkelanjutan dan pada akhirnya akan menarik minat investor untuk memberikan pendanaan. Kami menyambut sangat baik inisiatif Kolega menggelar sosialisasi good corporate governance ini kepada start-up. Sehingga tercipta networking dengan para praktisi GCG serta pelaku pasar modal,” ucapnya.

Berdasarkan penelitian di negara maju, tanpa tata kelola perusahaan yang baik dari awal, perusahaan-perusahaan rintisan memiliki risiko tinggi mengalami kegagalan dalam jangka panjang. Saat ini, GCG masih sering dianggap diterapkan hanya untuk perusahaan multinasional dan perusahaan publik. Penerapan GCG sangat penting untuk semua sektor bisnis. 

Manfaat menerapkan GCG bagi start-up meliputi pengelolaan perusahaan, pengambilan keputusan yang kompleks, meningkatkan budaya perusahaan dari dalam, meningkatkan kepercayaan investor dan membiasakan diri menjadi pemain besar.

Hendy Fakhruddin menyampaikan, sangat baik dimulai bagi perusahaan yang baru tumbuh karena pada fase awal ini akan lebih mudah menerapkan aspek bisnis secara transparan dan akuntabel. Selain itu juga lebih mudah membangun check and balances mechanism dan menciptakan governance control untuk melindungi kepentingan para pemangku kepentingan.

“Tata kelola perusahaan merupakan sebuah sistem, struktur, infrastruktur, dan kultur yang melindungi kepentingan semua pemangku kepentingan. Sehingga mendorong kinerja operasional, keuangan, nilai pasar dan reputasi perusahaan secara akuntabel. Pada akhirnya mampu meraih keunggulan daya saing berkelanjutan,” tegasnya.

Dari diskusi panel tersebut disimpulkan, perusahaan rintisan tidak hanya harus well managed, tapi juga harus well governed untuk menarik para investor. Start-up juga didorong untuk meningkatkan budaya perusahaan, sehingga keberlangsungannya terjaga. Bila pada tahap awal sulit untuk langsung memenuhi seluruh aturan GCG, maka dapat dimulai dari hal-hal kecil, sehingga secara berkesinambungan menuju GCG yang lengkap.

Pengenalan GCG untuk perusahaan rintisan adalah salah satu inisiasi awal yang dilakukan Kolega dalam upaya meningkatkan awareness perusahaan rintisan terhadap pentingnya GCG. Ke depannya akan terus berkolaborasi dengan IDX Incubator untuk meningkatkan profesionalisme perusahaan rintisan dan menyediakan sarana pertemuan dengan para pengambil keputusan termasuk calon investor. (hari)

Related Posts:

  • IMG-20231227-WA0047
    Konsisten Terapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik,…
  • IMG-20180522-WA0046
    Bekraf Bekali Startup Akses Permodalan Non Perbankan
  • IMG-20251222-WA0211
    TPS Laksanakan Penilaian Tata Kelola Perusahaan yang…
  • IMG-20190108-WA0038
    Kemenpar, KUKM dan ICSB Gelar Wonderful Startup…
  • IMG-20240916-WA0128
    Dukung Penerapan Good Governance & Pencegahan Tindak…
  • IMG-20251020-WA0101
    Aurora Tech Award 2026 Ajak Perempuan Indonesia Jadi…
Previous Post

Grand Final Motocross and Grastrack 2018 Rebutkan Trophy Ketua DPRD Banyuwangi

Next Post

Membumikan Pancasila di Tanah Indonesia

Ida

Ida

RelatedPosts

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman
EKBIS

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

by Haria Kamandanu
19/01/2026
0

KEDIRI | bidik.news - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana...

Read moreDetails
Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

19/01/2026
Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

18/01/2026

Bank Jatim Bersama dengan Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029

18/01/2026

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

18/01/2026

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026
Next Post
Membumikan Pancasila di Tanah Indonesia

Membumikan Pancasila di Tanah Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

19/01/2026
Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

19/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.