BIDIK NEWS | SURABAYA – Gus Akbar menipu korbannya dengan cara menggandakan uang hingga mliaran rupiah ini mirip dengan Kasus Kanjeng Dimas Taat Pribadi namun berbeda caranya, yakni dibantu oleh Jin yang dimilikinya.
Wadireskrimum Subdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Juda Nusa Putra, menjelaskan bahwa praktek yang dilakukan oleh Gus Akbar ini sudah diluar akal sehat.
Gus Akbar sendiri sebenarnya bisa menyembuhkan orang sakit. Namun dalam perjalanan waktu keahlian yang dimilikinya di pergunakan dengan melakukan tindakan kriminal untuk menipu.
Dalam menjalankan aksinya Gus Akbar sendiri selalu memakai jubahnya dan bisa memanggil jin untuk memperdaya korbanya.
“Awalnya pelaku menggunakan uang asli, yang kemudian diperlihatkan di depan korban. Sebelum ritual, mereka ‘disirep’ dengan Jin yang dimiliki pelaku dan uangnya di taburkan didepan korbanya sampai banyak,” ungkap AKBP Juda kepada awak media.
Selanjutnya, korban melihat uang seperti asli namun pelaku bisa melihat uang tersebut palsu. Saat proses penggandaan uang di ruang gelap para korban disuruh untuk memejamkan mata sambil membaca doa-doa.
“Yang asli ditunjukkan tersangka kepada korban untuk mengecek keaslian hasil ritual tersebut. Kemudian memasukkan kedalam kardus diganti dengan uang mainan,” Imbuhnya.
Setelah kardus ditutup dengan menggunakan lakban para korban disuruh membeli dan membawanya pulang namun dengan syarat agar bisa dibawa para korban tersebut.
“Korban disuruh beli minyak Apel Jin dan Kembang Jodon atau kembang kantil bervariasi harganya mulai Rp 13 Juta sampai dengan Rp 20 Juta,” ujarnya.
Dalam hal ini diluar akal sehat, tapi kenyataannya asli ketika korbannya memeriksa uang yang didatangkan jin tersebut. Padahal uang itu palsu. (Riz)











