SURABAYA — BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Surabaya Darmo kembali melakukan sosialisasi kepada pengurus dan anggota Koperasi di bawah binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Surabaya. Kegiatan 2 hari ini, Senin-Selasa (9-10/12/2019) berlangsung di Convention Hall Siola, Surabaya.
Hadir, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kota Surabaya Drs.EC. Widodo Suryantoro, M.M. beserta jajarannya, Kakacab BPJAMSOSTEK Surabaya Darmo Guguk Heru Triyoko dan Kabid Kepesertaan Ferina Burhan.
Guguk Heru Triyoko mengatakan, sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara BPJAMSOSTEK dengan Dinas Koperasi & UKM Kota Surabaya untuk mendukung Aggressive Growth 2019 melalui peningkatan kepesertaan sektor Penerima Upah/Badan Usaha.
Dijelaskan Guguk, bahwa BPJS itu ada 2, yakni BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. “Kita adalah BPJS Ketenagakerjaan, beda dengan kesehatan. Kita hanya mengurusi peserta tenaga kerja saja yang seluruh biaya pengobatan di rumah sakit jika terjadi kecelakaan kerja, kita tanggung semuanya hingga sembuh tanpa batas atau unlimited. Karena dari segi pendanaan, BPJS Ketenagakerjaan sangat surplus. Jadi gak usah kuatir kita kekurangan dana,” ucap Guguk.
Sedangkan Widodo menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi seluruh pengurus dan anggota koperasi dengan jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena iurannya murah tapi manfaatnya besar sekali. Sehingga sangat mensejahterakan para anggota koperasi.
“Jadi tolong mohon dicatat, koperasi mana dan siapa pengurusnya yang tidak hadir hari ini dalam sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan. Karena besok saya akan hadir lagi,” kata Widodo sambil meminta staf’nya untuk mencatat Koperasi mana yang tidak hadir.
“Sekali lagi kami minta semua pengurus dan anggota Koprasi untuk hadir dalam sosialisasi ini. Sekaligus kami menganjurkan agar semuanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena ini asuransi milik Pemerintah, sangat murah sekali serta manfaatnya besar sekali,” pungkas Widodo serius.
Sementara untuk kepesertaan, lanjut Guguk, sampai 4 Desember 2019, jumlah Perusahaan Aktif di Cabang Surabaya Darmo sebanyak 4.773 perusahaan. Sedangkan total tenaga kerja aktif untuk sektor Penerima Upah (PU) sebanyak 132.017 tenaga kerja. Dan untuk tenaga kerja aktif sektor Bukan Penerima Upah (BPU) sebanyak 6.014 tenaga kerja.











