MALANG | BIDIK – Pertumbuhan industri pengolahan ikan di Kota Malang tampaknya cukup menjanjikan, sebanyak 50 orang dari UMKM pada hari Selasa (24/10/2017) menghadiri pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Kota Malang di Hotel Grand Palace Kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 24-27 dan 30 oktober 2017.
Sebagai acara pembuka peserta mendapatkan ceramah tentang standarisasi CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik), serta bagaimana meningkatkan daya saing produk UMKM dengan memperbaiki kemasan dan promosi. Sebagai pembicara Dr. Sucipto dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Praktik pembuatan olahan ikan dijadwalkan pada hari selanjutnya selama tiga hari dan dipandu oleh instruktur dari FTP-UB, yang mana peserta akan diajari membuat stik ikan, cookies ikan, pempek ikan dan katsu ikan.
Selanjutnya pada 30 oktober peserta diajak studi banding mengunjungi industri nugget ikan di Sidoarjo. Dalam acara ini banyak pelaku UMKM yang antusias mengikuti jalannya ceramah, disusul beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta terkait sertifikasi halal dan penentuan masa kadaluarsa produk.
Kepala Seksi Makan dan Minuman Bidang Agrokimia, Suswati, mengatakan bahwa jumlah peserta yang diundang memang terbatas sebanyak 50 orang karena menyesuaikan anggaran, akan tetapi secara bergiliran seluruh pelaku UMKM akan diakomodir. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini maka produk olah ikan dari UMKM di Kota Malang mengalami peningkatan pada kualitas, kuantitas dan juga varian produksi, sehingga dapat bersaing seiring agenda menyongsong MEA. (bima)





