NGAWI — Pemerintah Desa Gerih Kecamatan Gerih kabupaten Ngawi, dimasa pandemi tetap melaksanakan kegiatan pembangunan desa, sesuai aturan dari Kemendes.
Awal masa COVID-19 Desa Gerih tetap prioritaskan pengendalian penyebaran atau memutuskan rantai COVID-19. Diantaranya berupaya untuk agar tidak terjadi kasus warganya terkena virus COVID-19. Selain itu desa tetap berusaha melaksanakan pembangunan desa yang telah ditetapkan dalam APBDes.
Kepala Desa Gerih Kecamatan Gerih kabupaten Ngawi H.Choiri saat berbincang bincang dengan wartawan media Bidik, Sabtu (02/05/2020) mengatakan,”dengan adanya pandemi Covid-19 kami diharuskan kerja super extra bersama warga untuk bergotong-royong memerangi pandemi tersebut.”
Adapun kegiatan pembangunan desa salah satunya menyelesaikan beberapa jalan yang belum dipaving. Diantaranya di dusun kepuh Rt 04 dan Rt 05 dengan volume 3,3 m x 600 m dengan pagu Rp 417 juta, berasal dari sumber dana Dana Desa (DD).
Jalan dusun termasuk jalan perekonomian ditengah dusun di desa Gerih. Selain berfungsi memperlancar lintas pemakai jalan, juga mempercantik desa dengan kehidupan yang sehat.
Adapun memilih pavingisasi untuk pembangunan jalan, dipertimbangkan untuk memudahkan dalam pemeliharaan jalan dari kerusakan jalan paving, yang disebabkan kurun waktu dipakai lintas kendaraan roda 4 atau karena alam sendiri, dari curah hujan juga tektur tanah bergerak.
Semenjak ada COVID-19, masyarakat mulai inovasi, bagaimana cara mengendalikan krisis ekonomi akibat pandemi.

Awal pandemi bukan berarti mekesampingkan bencana yang mendunia, tetap waspada selalu berusaha mencegah dengan segala permasalahan yang akan terjadi. Dengan adanya pandemi tidaj berarti memikirkan wabah, tp mempertahankan keadaan ekonomi lebih penting.
Mempertimbangkan permasalahan ekonomi, pemerintah desa Gerih memprioritaskan untuk membangun paving areal dusun. Adapun wujud progres perbaikan jalan pavingisasi, mengikuti juklak juknis melibatkan banyak pihak yaitu padatkarya warga setempat.
Lebih lanjut Kades yang menjabat Periode kesatu dalam kepemimpinan desa Gerih menguraikan terkait pavingisasi diprioritaskan. Dari hasil musyawarah karena jalan tersebut dinilai sangat penting untuk lalu lintas warga, jalan ini merupakan jalan akses utama.
Kades milik warga yang berwenang menjebatani apapun apriasi warga. Karena saling memiliki maka antusias warga untuk tetap mendahulukan gotong royong untuk menghadapi pandemi covid 19 yang dilaksanakan dengan M3, ( mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak)sesuai protokol kesehatan. Untuk dongkrak ekonomi masa pandemi. (eko)












