MADURA – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa helm motor kepada peserta. Kegiatan Promotif dan Preventif BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020 ini bertema “Pemberian APD Helm Motor” yang berlangsung di Kantor BPJAMSOSTEK Madura, Kamis (15/10/2020).
Kegiatan dihadiri Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Krishna Syarif, Deputi Direktur Wilayah Jawa Timur Dodo Suharto,Kepala BPJAMSOSTEK Madura Dhyah Swasti Kusumawardhani, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangkalan Tamar Djaja, serta perusahaan terpilih yang merupakan peserta BPJAMSOSTEK.
Krishna Syarif menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Promotif dan Preventif BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020 di Seluruh Indonesia, sebagai bukti negara hadir melindungi masyarakat dan pekerja di Indonesia melalui BPJAMSOSTEK.
“Kegiatan ini diharapkan sebagai bentuk nyata guna menekan semaksimal mungkin angka kecelakaan kerja dijalan raya yang terjadi bagi pekerja,” katanya.
Selama pandemi Covid-19, lanjut Krishna, BPJAMSOSTEK juga memberikan kontribusi rutin kepada masyarakat. Mulai dari masker, baju hazmat, multivitamin, sembako serta makanan bergizi. Ini menjadi prioritasnya karena sebagai bentuk kepedulian BPJAMSOSTEK.
Menurutnya, dari data mulai Januari hingga September, ada 23 ribu kasus kecelakaan kerja dan 1% nya meninggal dunia di wilayah Jatim, “Disinilah kami memberikan pemahaman faktor risiko. Segeralah bergabung menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” terangnya.
Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah Jawa Timur Dodo Suharto mengatakan, Pemberian APD Helm Motor ini merupakan upaya tanggung jawab BPAMSOSTEK dalam menekan angka kecelakaan kerja di jalan raya.
Disamping itu, lanjut Dodo, membantu perusahaan dalam melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta meningkatkan tertib administrasi dan tertib iuran perusahaan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin demi keselamatan pekerja sesuai peruntukannya, sudah seharusnya tenaga kerja mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” terangnya.
Di Jatim, bantuan kegiatan Promotif Preventif BPJAMSOSTEK Tahun 2020 mendapatkan alokasi sebanyak 500 APD Helm Motor, 17 orang peserta Pelatihan Ahli K3 Umum, 1.400 paket Bahan Pangan Bergizi berupa Sembako, 260 paket APD Jasa Konstruksi, 800 paket APD Medis Penanganan Covid 19, 16.000 Multivitamin, 80.000 Masker Pekerja, dan 100 Poster K3 dan Bingkai Acrylic.
Saat ini kata Dodo, kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Jatim telah mengakibatkan 259 orang meninggal dunia, 200 orang cacat fungsi, 413 orang cacat sebagian.
Sementara Kepala BPJAMSOSTEK Madura, Dhyah Swasti Kusumawardhani sangat mengapresiasi penyelenggaraan Promotif dan Preventif di Madura. Artinya, di wilayah kerja cabang Madura ini ada perusahaan peserta yang patut diapresiasi.
Dimana saat ini jumlah peserta BPJAMSOSTEK Cabang Madura untuk tenaga kerja aktif Penerima Upah (PU) 43.509 pekerja dan tenaga kerja aktif Bukan Penerima Upah (BPU) 4.829 pekerja.
“Harapan kami kegiatan ini akan meningkatkan kepedulian para pemberi kerja di Madura untuk lebih bersemangat dalam memberi perlindungan pada seluruh pekerjanya, mendaftarkan semua pekerjanya ke BPJAMSOSTEK,” ujar Asti, panggilan akrabnya.
Sedangkan untuk pembayaran klaim BPJAMSOSTEK Kanwil Jatim hingga September 2020 sebanyak 306.022 kasus dengan total klaim Rp 3,13 triliun. Dari jumlah itu klaim untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) 234.189 kasus Rp 2,79 trilun, Jaminan Kematian (JKM) 3.279 kasus Rp126,9 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 22.806 kasus Rp161,3 miliar dan klaim Jaminan Pensiun (JP) 45.748 kasus Rp 46,3 miliar.











