• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home INDEX

Peduli Kondisi Bangsa, Wartawan KOMPAK Gelar Seminar Kebangsaan

admin by admin
9 years ago
in INDEX, NASIONAL
Reading Time: 2 mins read
0
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA|BIDIK– Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal mengaku pentingnya menjaga kebhinekaan di Kota Surabaya. Hal tersebut dikatakannya saat menjadi pembicara pada Seminar Kebangsaan yang digagas Kelompok Media Pengadilan Kejaksaan (Kompak), Senin (28/8) di Wyndham Hotel, Surabaya.

Pada seminar bertemakan “Menumbuhkembangkan Nilai-nilai Nasionalisme Dalam Semangat Kemerdekaan di Jatim yang Berkeadilan Sosial”. Adapun pembicarany yakni Wakil Ketua Komisi II DPRD RI, Ir H Fandi Utomo; Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal; Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi dan praktisi hukum Ahmad Riyadh UB. Dan dihadiri peserta diantaranya dari mahasiswa dan praktisi hukum di Kota Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal menekankan pentingya komunikasi dalam terciptanya rasa kebhinekaan. Setiap sebulan sekali atau dua kali, Iqbal mengaku, dirinya aktif melakukan komunikasi sosial kebangsaan pada seluruh lapisan masyarakat dan kampus.

“Kebhinekaan, khususnya di Kota Surabaya harus kita jaga bersama. Kita sering juga melakukan kegiatan berupa wawasan kebangsaan, sesuai dengan empat consensus berbangsa dan bernegara kita,” kata Kombes Pol M Iqbal selaku pembicara.

Dengan menjaga kebhinekaan, Iqbal mengaku hal tersebut dapat mencegah terjadinya rasa intoleran dan berkembangnya aksi maupun paham-paham radikal. Kepolisian tidak akan kuat ketika masyarakat tidak mendukungnya. Maka, strategi yang dilakukan Iqbal yakni melakukan komunikasi intensif pada semua lapisan masyarakat.

“Bersama masyarakat kita menjaga kebhinekaan itu. Alhamdulillah, kondisi Surabaya saat ini relative aman. Kami selalu proaktif, dan harus bergandengan tangan, bahwa kekuatan kami adalah masyarakat. Sehingga aksi radikal dan intoleran relative aman satu tahun ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Fandi Utomo menegaska, kebhinekaan harus terus dijaga demi terwujudnya rasa toleransi dan rasa berkeadilan sosial. Kebhinekaan dapat diwujudkan dengan cara yang simple, seperti halnya menaati peraturan yang ada.

“Dengan menaati seluruh peraturan yang ada, kita akan tahu bahwa apa yang dirumuskan dalam peraturan itu bisa menjadi pegangan kita dalam melakukan perbuatan yang adil dan sesuai dengan kebhinekaan bangsa Indonesia,” tegasnya

Sambung Fandi, meski Indonesia merdeka. Tapi masih ada hal-hal yang belum bisa dikatakan merdeka. Misalnya, ada beberapa wilayah di Indonesia yang belum teraliri air dan listrik. Untuk mengatasi hal itu, antara kemerdekaan dan keadilan harus berimbang. “Kita tidak bisa merdeka kalau tidak mempunyai perspektif keadilan. Sebaliknya, orang akan menuntut keadilan atas kemerdekaan yang dimilikinya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan hukum itu sangat penting juga untuk menjaga nasionalisme dari pribadi seseorang. “Negara tanpa hukum, bagaimana keselamatan manusia,” ungkap Didik Farkhan.

Sedangkan Praktisi Hukum Ahmad Riyadh UB, merekomendasikan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan cita-cita berdirinya NKRI. “Dan hal itu sudah final,” ujarnya.

Pemerintah dalam kebijakannya melalui permusyawaratan harus dijiwai dengan rasa persatuan (satu bangsa, satu negara, satu bahasa), adil (sesuai maqom/kedudukan), beradab (berakhlaq) dan mengutamakan sifat-sifat KeTuhanan.

“Sila-Sila Pancasila tidak bisa lepas sendiri-sendiri, harus menjadi satu kesatuan utuh dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia,” tambahnya. Riyadh pun berpendapat Presiden Jokowi dengan gerakan berbagai program membumikan pancasila sejati hendaknya tidak dengan cara-cara Presiden pendahulu. “Tapi dengan pendekatan Pancasila itu sendiri,” pungkasnya.

Keempat nara sumber saat berpose bareng anggota Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan (KOMPAK) sesaat usai seminar. Henoch Kurniawan
Keempat nara sumber saat berpose bareng anggota Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan (KOMPAK) sesaat usai seminar. Henoch Kurniawan

Ketua Kompak, Budi Mulyono menambahkan, seminar kebangsaan ini merupakan wujud kepedulian wartawan Pengadilan dan Kejaksaan dalam menyikapi rasa intoleran yang berkembang dewasa ini. Dengan adanya seminar ini, Budi berharap peserta akan dapat memahami tentang rasa kebhinekaan yang harus dijaga dengan baik.

“Acara ini merupakan wujud nyata kami sebagai rakyat Indonesia yang menghargai kebhinekaan. Dengan adanya wawasan kebangsaan ini, masyarakat Jatim khususnya Kota Surabaya akan bisa menghargai kebhinekaan yang kita miliki,” tambahnya. (eno)

Related Posts:

  • Jelang Operasi Patuh Semeru 2017 Kapolrestabes Cek Kendaraan Lantas
    Jelang Operasi Patuh Semeru 2017 Kapolrestabes Cek…
  • Peringati Hari Ibu, Risma Dapat Kejutan Dari Kapolrestabes Surabaya
    Peringati Hari Ibu, Risma Dapat Kejutan Dari…
  • Tujuh tahanan Polsek Tambak Sari Kabur
    Tujuh tahanan Polsek Tambak Sari Kabur
  • Sejumlah Kapolsek di Surabaya Kena Reshuffle
    Sejumlah Kapolsek di Surabaya Kena Reshuffle
  • Tim Anti Bandit Polrestabes Berhasil Ungkap 108 kasus kriminal
    Tim Anti Bandit Polrestabes Berhasil Ungkap 108…
  • Ini Alasan Kepala Kejari surabaya Datangi Pengadilan
    Ini Alasan Kepala Kejari surabaya Datangi Pengadilan
Tags: kompakseminar kompak
Previous Post

Ini Tanggapan APERSI Banyuwangi Terkait Polemik Perum WPI 1

Next Post

Komisi IV Himbau Pemkab Tak Umbar Ijin Perumahan

admin

admin

RelatedPosts

HUKUM KRIMINAL

Berbagi di Bulan Ramadhan, Ini yang Dilakukan KOMPAK, KAI dan IPHI

by admin
01/06/2017
0

SURABAYA|BIDIK-Di bulan ramadhan tahun 2017 ini, dimanfaatkan para wartawan dari berbagai media, baik itu cetak, siber, radio maupun elektronik yang...

Read moreDetails
Next Post

Komisi IV Himbau Pemkab Tak Umbar Ijin Perumahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Mendikdasmen : Peringatan Hardiknas di Banyuwangi Terbaik Se-Indonesia

Mendikdasmen : Peringatan Hardiknas di Banyuwangi Terbaik Se-Indonesia

02/05/2026
IPM Meningkat, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Peringati Hardiknas di Banyuwangi

IPM Meningkat, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Peringati Hardiknas di Banyuwangi

02/05/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.