SURABAYA – DPW Partai Gelora Jatim siap ikut bersaing dalam Pilkada Jatim 2020 pada 23 September mendatang. Meski begitu partai yang memiliki simbol gelombang air ini mengakui jika Partai Gelora sekedar mendukung bukan pengusung calon.
Ketua DPW Partai Gelora Jatim, M Sirodj menegaskan jika dari 19 Pilkada yang akan berlangsung pada 23 September 2020 sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol untuk mendukung salah satu calon.
“Kami telah komunikasi dengan semua parpol untuk sementara di Jember dan Surabaya menyusul,”tegas mantan Anggota DPRD Jatim dalam Rakor Partai Gelora di La Lisa Hotel, Jl Raya Nginden 82 Surabaya, Minggu (5/1).
Ditambahkan Sirodj, Partai Gelora Indonesia mentargetkan, partainya bisa lolos menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Menurutnya, dalam rapat rakor tersebut, partainya juga menyiapkan berkas pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Hasilnya, semua berkas di seluruh 38 kabupaten dan kota se Jatim, sudah siap dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Gelora untuk diserahkan ke Kemenkumham.
“DPW sudah membentuk struktur kepengurusan DPD 38 kabupaten dan kota. 413 lebih pengurus DPC (tingkat kecamatan) dari 666 kecamatan dalam waktu sebulan. Dan Alhamdulillah, Jawa Timur adalah pertama se Indonesia yang menyerahkan berkas pendaftaran,” jelasnya.
Mantan politisi PKS ini mengaku gembira, karena pembentukan struktur hingga tingkat kabupaten dan kota serta tingkat kecamatan sangat mudah.
” Banyak tokoh yang masuk terlibat struktur sampai ke bawah. Kenapa banyak yang masuk, karena kami partai tengah yang dibentuk kolaborasi antara rakyat dan para tokoh,” ucapnya
Ia menambahkan, Partai Gelora adalah partai Islam nasionalis. Azas Pancasila dan jatidiri Islam, untuk mempresentasikan penduduk Indonesia yang mayoritas Islam serta minoritas lainnya.
“Kita cita-citakan kebangsaan. Kita ingin menyelesaikan perdebatan antara Pancasila dengan Islam di Partai Gelora. Kit inginkan Islam yang universal, Islam yang rahmatan lil alamin,” pungkas Ustad Sirodj.









