SURABAYA|BIDIK – Beredar sabun tanpa merk marak dijual bebas dipasaran. Berbentuk balok kotak padat dan ada pula yang cair. Diduga sabun ini tidak memiliki ijin edar. Peredaran sabun tanpa merk ini di wilayah surabaya dan sekitarnya.
Dari data yang di himpun bidik, Diduga Pabrik sabun ilegal ini diproduksi di jalan kenjeran no.465 A.
Untuk area kantor pemasaran dijalan Samudra no.29 disana bertuliskan sebuah papan nama Cv. Samudra Mas
Di Cv Samudra Emas itulah dilakukan jual beli sabun tak bermerk itu. Berbentuk balok dan cair
Harganya relatif lumayan, pembelian 3 liter sabun cair dan 2 sabun balok berukuran besar di bandrol dengan harga Rp.70rbu saja.
Cv.Samudra Emas , diduga tidak mengantongi ijin edar. Sabun berwarna kuning berbentuk balok serta sabun cair yang dijual eceran perliter.
Pemilik pabrik sabun Budiono alias Ahun ketika dikonfirmasi ke tempat pembuatan pabrik sabun tidak ada dikantornya.
“Bapak Ahun ke luar negeri, belum tau pasti kapan pulangnya,” Ujar Karyawan wanita muda penjaga kantor pabrik sabun itu, Rabu (26/7/2017) di Pabrik Cv.Samudra Emas Jalan Kenjeran Surabaya.
Tidak hanya disitu, bidik kembali menanyakan orang yang bertanggung jawab mengelola pabrik sabun diberi petunjuk bernama Misni.
Ketika di konfirmasi melalui telp selulernya Misni mengatakan, bahwa dirinya tidak masuk kerja.”Saya hari ini tidak masuk kerja” pesan singkatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Kohar saat dikonfirmasi melalui telp selulernya belum ada jawaban, Kamis (27/7/2017).
Bahkan pesan singkat yang di kirim kepada Dr.Kohar juga belum dibalasnya.Riz






