GRESIK|BIDIK- Suasana silaturahim terasa gayeng dan sangat bersahabat ketika rombongan dari MUI dan Muspika Kecamatan Kebomas memasuki areal masjid Miftahul Huda dari jamaah LDII Rabu malam.
Semoga usai solat Isyak dan Terawih , jajaran Muspika menyempatkan diri untuk berkenalan,
Camat Kebomas Sutrisno yang baru menjabat di Kebomas awal Januari lalu berharap agar menjaga kondusifitas wilayah kecamatan Kebomas,” Sebagai kota santri dan juga kota wali, mari kita jaga lingkungan kita , agar tetap aman dan nyaman,”
Komandan Koramil Kebomas Kapten Arh Sali juga berpesan kepada jamaah agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan meski berbeda aqidah,” Sebagai sesama manusia, kita wajib untuk saling ta’aruf dan bekerjasama, namun kalau ada seseorang yang mengajak untuk merusak persatuan bangsa, maka kita wajib mengikuti ingatkan dan segera melaporkan pada aparat setempat.
Kepala KUA Kebomas H Handun dengan gaya yang cukup komunikatif memberikan tausiyah kepada jamaah, dan semuanya menyimak dengan tekun.
” Bapak kalau di rumah, berapa menit tekun membaca WA ? Trus berapa menit betah membaca Al Qur’an ?
Dalam setiap Minggu nya berapa rupiah habis untuk membeli pulsa baik buat pribadi istri dan anak ?
Trus kalau kaleng infak Jumat lewat depan kita, kita isi berapa ?
Padahal uang yang kita sedekahkan itu yang akan kita bawa saat kita di alam kubur,” jelas kepala KUA yang tahun ini berangkat menjadi petugas haji. ( Ali )





