BIDIK NEWS | Kota Batu–Pada peringatan hari anti narkotika internasional (HANI), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memusatkan peringatan HANI 2018 di Kota Batu selama tiga hari yang akan digelar sejak 14 hinga 16 Juli 2018.
Hari pertama rangakaian acara dalam peringatan HANI 2018 (Sabtu, 14/7), BNNP akan mementaskan kesenian tradisi wayang kulit dengan lakon Wahyu Makutoromo yang ditempatkan di halaman Balaikota Among Tani, Kota Batu pada Sabtu , (14/7/2018) malam.
Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Blitar , Slamet Susanto tampil sebagai dalang pada pementasan wayang kulit yang juga dimanfaatkan sebagai media sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) ,” Salah satu personil BNN Kabupaten Blitar memperoleh sertifikasi dalang nasional. Oleh karena itu kami manfaatkan pertunjukan wayang sebagai sarana sosialisasi P4GN. Seluruh personil BNN adalah garda terdepan sosialisasi P4GN,” papar Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Bambang Budi Santoso saat jumpa pers di Kantor BNN Kota Batu Jumat (13/7/2018).
Bambang menerangkan peringatan HANI sebenarnya diperingati tanggal 26 Juni lalu. Sehubungan diberlakukannya minggu tenang masa kampanye maka pelaksanaanya diundur pada bulan Juli. Kota Batu ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan HANI 2018 tingkat Jawa Timur , “Selama ini selalu dipusatkan di Surabaya. Alasan dipilihnya Kota Batu karena merupakan kota wisata yang kami harapkan bisa menekan angka peredaran narkotika,” ungkap Bambang.
Dari data survei BNNP Jawa Timur kalangan pelajar sangat rentan mengonsumsi narkoba. Survey BNNP menunjukkan angka rasio dari 51 pelajar, 31 diantaranya merupakan pengguna narkoba dengan tingkat persentase mencapai 58,8 persen pengguna narkoba di kalangan pelajar. (Did)










