BIDIK NEWS | JEMBER – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jember Hestu Wibowo menyatakan , bahwa market share ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Jember, Jawa Timur baru di kisaran 4,26 persen terhadap ekonomi dan keuangan secara keseluruhan.
Angka tersebut masih jauh lebih rendah dari skala nasional, yakni 8,47 persen atau jika dibandingkan dengan kabupaten lain.
, “Jika ada kue 100 persen maka bank syariah Jember cuma dapat bagian 4 persen saja. Sisanya adalah bank konvensional,” kata Hestu kepada awak media yang menemuinya di acara Road To Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) 5th yang digelar di Mall Lippo Jember, Minggu (2/12/2018).
Artinya, Hestu menerangkan, bahwa pemerintah dan pihaknya masih harus berupaya lebih keras untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian syariah di kabupaten yang dijuluki Kota karnaval ini.
, “Apalagi Jember disebut sebagai kota yang religius. Seharusnya perbankkan syariah bisa berkembang di sini jika diyakini lebih barokah,” ucap Hestu.
Dia menerangkan, tinggi rendahnya pertumbuhan perekonomian syariah di suatu kabupaten tergantung dari faktor kesadaran masyarakatnya.
“Karena itu,kami terus sosialisasikan kepada masyarakat,Dan secara nasional sudah dilakukan upaya,Namun memang ada perbedaan di tiap daerah. Ada yang cepat, ada yang lambat (pertumbuhan ekonomi syariahnya),” terangnya.
Lebih lanjut, Hestu menjelaskan bahwa bank syariah merupakan alternatif bagi masyarakat dalam transaksi perekonomiannya sehari-hari di samping dengan bank konvensional.
“Jadi bank ini adalah alternatif. Tidak ada saling mensubstitusi satu dengan yang lainnya,” tegasnya.
Hestu juga menambahkan, pada 2019 mendatang pihaknya menargetkan share ekonomi syariah secara nasional mencapai angka 10 persen. Dia juga menerangkan bahwa capaian ideal share ekonomi syariah di Indonesia belum dapat ditentukan.
“Kami belum bicara ideal. Itu masih panjang,” imbuhnya.
Acara Road To ISEF 5th oleh KPBI Jember tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, seperti talkshow interaktif tentang ekonomi syariah, produk halal, serta bedah buku. Selain itu, di lokasi acara juga terdapat berbagai stan UMKM Jember yang menjadi mitra perbankan syariah. (Monas)










