SURABAYA | BIDIK – Ricky Nugraha Gunawan (22), mahasiswa Peminatan Bioteknologi Pangan Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (Ubaya) membuat yogurt temulawak yang bisa membantu meningkatkan nafsu makan anak-anak.
Sejak awal, Ricky Nugraha Gunawan ingin membuat produk olahan yang menggunakan bahan-bahan khas Indonesia. Temulawak dipilih karena merupakan tumbuhan obat Indonesia yang kaya akan manfaat. Olahan yogurt temulawak ini merupakan yang pertama di Surabaya. Dengan warna dan rasa yang menarik, yogurt temulawak ini bisa diminati oleh anak-anak.
“Pada umumnya, anak-anak mengalami susah makan, sehingga orang tua bisa memilih alternatif yogurt temulawak bagi anak-anaknya. Karena rasanya enak dan manfaat dari temulawak tetap ada,” beber Ricky pekan lalu.
Proses pembuatan yogurt temulawak, yaitu pertama-tama temulawak yang sudah di cuci bersih dan dikupas, kemudian dipotong-potong. Rebus air hingga mendidih, kemudian masukkan temulawak yang sudah dipotong-potong kedalamnya, perbandingan temulawak dan air adalah 7:10. Rebus selama 5-10 menit hingga air rebusan temulawak menjadi warna kuning pekat, air temulawak dipisahkan dengan potongan temulawaknya. Air temulawak kemudian dicampur dengan susu skim sebanyak 20% dan gula sebanyak 5%.
Berikutnya, susu temulawak di pasteurisasi (sterilisasi) selama 15 menit pada suhu 80°C. Selanjutnya susu temulawak didinginkan kemudian di campurkan dengan starter, yaitu bakteri Lactobacillus acidophilus dan Streptococcus thermophilus yang sudah dicampurkan ke dalam susu. Langkah terakhir adalah diinkubasi selama 20 jam pada suhu 37°C. Yogurt temulawak ini sudah diuji kepada 30 orang dan mendapatkan respon yang positif.
“Inovasi yogurt temulawak ini memiliki manfaat ekstra, karena khasiat temulawak seperti menambah nafsu makan, mengatasi gangguan hati dan pencernaan jika dikonsumsi secara rutin ditambah dengan manfaat yogurt yaitu menambah bakteri baik dalam usus,” jelas Dr.Dra. Tjandra Pantjajani, M.S., selaku dosen pembimbing. (hari)





