Bupati saat memberikan sambutan dihadapan anggota komisi IX DPR RI. (Foto:ist)
BIDIK NEWS | JEMBER – Kunjungnan kerja sejumlah anggota komisi IX DPR RI, Senen (30/7/2018) di Kabupaten Jember disambut langsung Bupati dr. Hj Faida MMR, di Pendopo Wahyawibawagraha.
Kedatangan rombongan anggota komisi IX DPR RI ini dipimpin oleh DR.H.Saleh Partaonan Daulay yang turut dihadiri pejabat Instansi vertikal terkait serta forpimda.
Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Hj. Faida yang sekaligus mengenalkan dirinya sebagai Marketing bagi Kabupaten Jember mengucapkan,” Selamat datang kepada seluruh Anggota Komisi IX DPR RI, juga kepada pejabat Vertikal lainya,” ujar bupati.
Dalam kesempatan tersebut Bupati memaparkan berbagai peluang dan persoalan seputar kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan yang merupakan bidang Komisi IX DPR RI.
Soal GTT/PTT menjadi wadulan bupati kepada komisi IX, yang di rasakan penuh dengan persoalan belum lagi masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ada di luar negeri, menurut data yang ada saat ini di Malaysia saja ada sekitar 4 juta TKI, dimana hanya sekitar 800 orang resmi, yang lain menjadi buruh ilegal, di antaranya ada warga Jember yang menjadi keprihatinan kita bersama.
Sementara soal kesehatan, Bupati menyampaikan rencana menjadikan RS dr Soebandi sebagai pusat rujukan bagi 7 Kabupaten dan telah mendapat persetujuan dari Kemenkes RI dan Gunenur Jawa Timur.
Melihat begitu pentingnya segera di bangun, ini kaitan dengan pelayanan kepada masyarakat yang hari ini terpaksa antri terlalu lama akibat berbagai keterbatasan yang ada di rumah sakit setempat terutama kaitan dengan Kanker dan Radioterapy yang selama ini rujukanya hanya di Malang dan Surabaya.
Mendengar paparan Bupati , Ketua Komisi IX DPR RI DR.H. Saleh langsung merespon dengan positif dan sangat mendukung sekali apa yang menjadi rencana pemerintah Kabupaten Jember , terutama kaitan dengan rencana menjadikan RS. dr Soebandi sebagai rumah sakit rujukan.
Hal ini diperkuat dari pernyataan beberapa anggota komisi IX yang hadir dimana langsung merespon dan mendukung rencana pembangunan RS. dr Soebandi, sehingga betul betul layak menjadi pusat rujukan bagi 7 Kabupaten di sekitarnya.
“Inilah fungsi kami bisa memberikan mamfaat kepada masyarakat dan akan terus melakukan perbaikan terutama yang menjadi tupoksi kami sehingga masyarakat betul betul dapat mamfaatnya, ” ujar salah satu anggota komisi IX yang ikut dalam kunjungan tersebut.( Monas)











