GRESIK|BIDIK. Sekitar 100 orang warga kecamatan Kebomas dari berbagai unsur, ikut dan larut dalam paparan komandan Koramil dalam wawasan kebangsaan, berlangsung di Koramil Kebomas Jumat pagi.
Komandan Koramil Kebomas yang memberikan paparan soal wawasan kebangsaan, diawali dengan sejarah awal mula kemerdekaan , bagaimana para tokoh membuat kesepakatan dan membentuk dasar negara serta UUD 45, termasuk tarik ulur kelompok.
” Saat ini ketika akan dilaksanakan memasukkan kata dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya” ternyata utusan dari Indonesia timur menolak, dan kalau pihak Islam memaksakan kata tadi, maka Indonesia timur tidak mau bergabung,. Ini kan bentuk dari bapak bapak kita mau bersatu dalam bingkai bernegara, bukan wawasan sempit negara agama”, papa Kapt Sali dengan mantab.
Saat ini memang ada kelompok yang gencar bilang gerakan dakwah, namun ujung ujung nya mengajak politik dengan negara khilafah, hal yang demikian ini bertentangan dengan kesepakatan para pendiri negara NKRI,
Dan hingga saat ini, di wilayah manapun dalam negara RI yang mayoritas selalu melindungi yang minoritas,
Ada ratusan suku, ras, budaya, bahkan beberapa agama yang diakui oleh negara
” Makanya kita mesti hidup berdampingan dengan beragam etnis, budaya, dan agama, mari kita laksanakan bhineka tunggal Ika ” tegas Kapt Saki.
Di bagian akhir, peserta yang bisa menjawab pertanyaan di beri hadiah, termasuk juga nomer hadir peserta, selanjutnya ramah tamah makan siang, ( Ali)



