SURABAYA- Pengerahan masa yang terdiri dari kader Bu Mantik Kota Surabaya saat pemanggilan Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi ke Bawaslu Kota Surabaya berbuntut panjang.
Dugaan adanya ASN bermain dalam kancah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya itu diungkapkan oleh Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya saat memanggil Inspektorat dan Badan Kepegawaian Kota Surabaya, Rabu (19/2/2020).
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi A DORD Kota Surabaya, Ayu Pratiwi mengatakan bahwa Komisi A merekomendasikan agar Inspektorat melakukan penyelidikan dam menindak lanjuti temuan para legislator tersebut.
“Menurut kami temuan itu sudah cukup, baik bukti maupun saksi. Oleh karena itu Saya rekomendasikan agar pihak inspektorat didamping Badan Kepegawaian untuk beetindak,” ujar Ayu.
Pratiwi Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Dirinya menegaskan bahwa pihak inspektorat dan BKD juga perlu menyampaikan kepada jajaran Pemerintah Kota Surabaya bahwa DPRD sebagai legislatif adalah mitra dalam pemerintahan dengan Pemkot Surabaya sebagai eksekutif.
Camelia Habiba selaku Wakil Ketua Komisi A menyatakan bahwa pihaknya ingin menyelaraskan kinerja Pemkot dengan DPRD Kota Surabaya.
“Jadi temuan Bu mantik yang diduga digerakan oleh oknum ASN ini harus diselidiki. Hasil hearing kami hari ini bahwa Inspektorat berjanji akan melakukan investigasi lebih lanjut,” terang Habiba.
Politisi PKB ini juga menegaskan bahwa nanti setelah mendapatkan laporan dari pihak Inspektorat, maka Komisi A akan mengumumkannya.
“Inspektorat minta waktu ya kita tunggu. Nanti hasilnya akan kita sampaikan pada masyarakat. Khususnya melalui media massa” tutupnya.
Sementara itu, Basyari Kepala Inspektorat Kota Surabaya menerangkan bahwa pihaknya setuju bahwa Pemerintah Kota Surabaya adalah mitra dengan DPRD Kota Surabaya. Terkait temuan dan laporan dari Komisi A tentang Bu Mantik yang hadir pada pemanggilan Kepala Bappeko ke Bawaslu Surabaya, dirinya berjanji akan melakukan investigasi lebih lanjut.
“Kita akan lakukan tindakan sesuai SOP lah. Nanti kita akan tindak lanjuti,” ungkapnya singkat. (pan)










