SURABAYA|BIDIK NEWS – Ketua DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Jawa Timur, Kodrat Sunyoto menegaskan bahwa dalam organisasinya tidak ada dualisme. Mengingat tersiar kabar bahwa ada pelantikan pengurus MKGR Jatim pendukung mantan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai calon ketua umum DPP Partai Golkar pada Munas mendatang.
Kodrat mengingatkan agar tidak menggunakan atribut Ormas MKGR tanpa izin. Jika tidak, pengurus Ormas MKGR Jatim akan memproses hukum.
“Harkat dan martabat MKGR sebagai ormas pendiri Partai Golkar harus kita jaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Kodrat, Selasa ( 2/10).
Ditegaskan Kodrat bahwa pengurus MKGR yang sah tetap solid mendukung Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024 dalam Munas Partai Golkar pada Desember 2019 mendatang. Dukungan ini sejalan dengan keputusan MPO DPP Ormas MKGR yang diketua umumi Roem Kono dan Sekjen Adies Kadir.
“MKGR se Jatim tetap solid dukung Pak Airlangga. Kalau ada yang mengklaim MKGR Jatim pendukung Bangsoet, itu MKGR ilegal atau bukan bagian dari MKGR yang asli,” tegas Kodrat.
Kodrat bersyukur bahwa Ormas MKGR yang asli tidak ada yang masuk dalam pengurus MKGR Ilegal. Kader MKGR banyak yang duduk menjadi anggota legislatif baik di DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota di Jatim. Dirinya memastikan semua kadernya solid dalam satu barisan.
Kalau ada pihak yang mengklaim sebagai MKGR Jatim itu bukan bagian dari kami, mereka itu ilegal.
Dalam waktu dekat, MKGR akan menggelar rapat kordinasi untuk menghadirkan seluruh ketua DPC Ormas MKGR kabupaten/kota se Jatim. Pertemuan ini juga dalam rangka untuk mengevaluasi hasil Pileg lalu sebagai bentuk pertanggung jawaban organisasi.
Senada, Sekretaris DPD Ormas MKGR Jatim, Kriswanto menambahkan bahwa MKGR telah menggelar Mubes ke VIII di Bandung dan hasinya juga sudah didaftarkan ke Kemenkuham. Pasca Mubes, DPP MKGR telah konsolidasi ke 33 provinsi dengan menggelar Musda, termasuk di Jatim pada tahun 2017 silam.
Kriswanto membantah MKGR tidak aktif, atau mati suri. MKGR sering menggelar kegiatan, seperti puncak perayaan HUT Ormas MKGR tahun 2019 di hotel Shangrilla Surabaya. Selain itu DPP juga menggelar Majelis Permusyawatan Organisasi (MPO) pada Juni 2019 lalu yang memutuskan mendukung Airlangga Hartarto sebagai Caketum pada Munas Partai Golkar mendatang.
“Jadi kalau ada yang bilang Ormas MKGR gak aktif atau vakum itu jelas tidak benar. DPD MKGR Jatim sendiri telah membentuk dan melantik 38 DPC Ormas MKGR kabupaten/kota se Jatim, bahkan memiliki enam sayap organisasi Ormas MKGR Jatim,” beber Kriswanto.
Ia menduga munculnya Ormas MKGR tandingan itu akibat pertarungan dukungan Caketum DPP Partai Golkar pada Munas Partai Golkar lalu, dimana saat itu ada dua kandidat yang kuat yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo. Namun paska Munas dengan terpilihnya Airlangga Hartarto, kubu Bambang Soesatyo sudah rekonsialisasi sehingga sudah tuntas tak ada kubu-kubuan lagi.( rofik)











