• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home JAWA TIMUR

Kisah Musafir dari Gubuk Musholla Hingga Masjid Bak Madinah Termegah di Bangkalan

Muchlis by Muchlis
5 years ago
in JAWA TIMUR
Reading Time: 2 mins read
0
Kisah Musafir Dari Gubuk Musholla Hingga Masjid Bak Madinah Termegah Di Bangkalan.

Kisah Musafir Dari Gubuk Musholla Hingga Masjid Bak Madinah Termegah Di Bangkalan.

0
SHARES
235
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANGKALAN — Menjalani hidup di dunia tidak semudah yang kita bayangkan, jika salah jalan, bisa terjerumus ke dalam lembah kenistaan yaitu Neraka Jahannam Abadi selamanya, Naudzubillah.

Menyikapi kodrat  kehidupan didunia ini , tentu akan berhadapan dengan berbagai macam cobaan  rintangan dan ujian hidup,  baik lika-liku kesenangan kesedihan akan selalu mewarnai kehidupan, dengan berbagai macam komplek problemanya ” itulah Dunia ”

Namun Allah sudah mengutus Rasul atau Nabi agar hambanya tidak salah langkah dan selamat dunia akhirat  dengan  tetap berpegang teguh bersama Al, Qur.An dan Hadist.

Sedikit mengupas tuntas tentang  kehidupan segelintir manusia yang di antaranya  mengambil langkah mencari jati diri dengan melakoni, berkelana menjadi musafir, meski  tidak sedikit kebanyakan dari mereka tergelincir tersesat dalam kesesatan.

Mari kita simak kisah yang dilakoni Abdul Basori asal Magelang Jawa Tengah,yang biasa di panggil Bindere  Basor (65 )Thn ketika ditemui  awak media ini bersedia mengisahkan perjalanan  hidupnya, Minggu (30/5/2021)

”Sudah lama kita tidak jumpa ya Mas, kurang lebih tujuh  tahun,” ujar Bindere Basori mengawali pertemuannya dengan awak media ini yang sudah sekian tahun tidak saling silaturrahmi.

Dalam kesempatan yang sama ketika diminta untuk mengisahkan sekelumit kisahnya, walau agak ragu, namun tidak lama kemudian Dia berkenan mengisahkan.

”Kala itu aku masih remaja Desa yang biasa mengaji di kampung,” ujarnya.

Singkat cerita setelah mendapat restu orang tua  dan gurunya  yang dikenal dengan istilah Ustad Kampung.

Sekitar tahun 1977 saya mulai melakukan perjalanan  pengembaraan dari satu makam pindah ke makam aulia lainnya, memasuki hutan, melewati gunung maupun bukit terjal diterpa panasnya matahari, hujan dan dinginnya malam, hingga akhirnya pada tahun 1979 aku sampai di Gunung Bukit  Bujuk /Buyut Sleret Wilayah Galis Kabupaten Bangkalan Madura,

Di Bukit Sleret  ini aku menetap iktikaf hampir 1 tahun, Atas kehendak Allah tidak lama kemudian kenal dengan seorang remaja warga setempat ,lalu  dikenalkan dengan adiknya bernama Mariam janda anak satu dan Alhamduliilah akhirnya menjadi jodohku,

Melihat kampung ini banyak anak-anak remaja,  lalu kubuat Musholla seadanya,yang terbuat dari kayu beralaskan Bambu.

”Meski yang ngaji hanya 5/7 anak, tetap aku telateni hingga berpuluh tahun lamanya dan untuk kebutuhan dapur selain bertani atau mencari kayu juga mencari nafkah
dengan menawarkan dagangan tas dari ayaman plastik dijual setiap ada pasaran Desa ,ya cukup buat beli beras” pungkasnya sambil menutup kisahnya.

Lelaki Asli Kampung Sedayu Kelurahan Ngawonggo Kecamatan  Kali Angkrek Magelang Jawa Tengah ini, mempunyai  satu anak lelaki yang  berhasil lulus dari salah satu Pesantren di Madura  hingga  mengajar ngajipun diteruskan oleh anaknya.

Kakek dan Nenek tiga cucu ini kini hidup bahagia dalam hidup kesederhanaannya sambil menunggu masanya tiba dan menetap di Kampung istrinya di Dusun  Panetan  Desa Longkek Kec Galis  Bangkalan Madura.

Disinggung dari Gubuk Musholla menjadi Masjid Megah, Basori hanya mengatakan Sabar dan Ikhlas, Sholat serta Ikhtiar itulah kunci kesuksesan.

jadi semua atas kuasa Allah. kami beserta warga bergotong royong dan Alhamduliilah semua diberikan kemudahan.terangnya tanpa mau merinci,hamba Allah mana yang menjadi donatur utamanya.

Related Posts:

  • IMG-20230216-WA0012
    Ngaji Bisnis : Ambil Ibroh dari 7 Pemuda Ashabul Kahfi
  • jubir
    Dua Warga Plaosan Magetan, Kembali Positip COVID-19
  • bupati jember hidup terus
    Bupati Jember : Hidup Itu Harus Diteruskan
  • IMG-20220404-WA0089
    Polres Bangkalan Amankan Masyarakat Saat Sholat Tarawih
  • IMG-20200619-WA0016
    Sholawat Dan Doa Kembali Bergema Di Pendopo Wahyawibawagraha
  • IMG-20211019-WA0061
    Maulid Nabi, Gubernur Khofifah Ajak Umat Islam…
Tags: bangkalanMasjid
Previous Post

KLL Umsida Salurkan Donasi untuk Palestina

Next Post

Krisis Air Bersih Masyarakat Pulau Mandangin

Muchlis

Muchlis

RelatedPosts

Covid Mereda Pemkab Bangkalan Ijinkan Gelar Kegiatan Warga
COVID-19

Covid Mereda Pemkab Bangkalan Ijinkan Gelar Kegiatan Warga

by Nur Cholis
27/09/2021
0

BANGKALAN - Meredanya Covid-19 di Bangkalan kini mendapat respon positif sejumlah pihak ,tidak terkecuali Forkopimda Bangkalan. Bupati Bangkalan Raden Abdul...

Read moreDetails
Panglima TNI dan Kapolri Cek Langsung Vaksinasi Massal COVID-19 di Bangkalan

Panglima TNI dan Kapolri Cek Langsung Vaksinasi Massal COVID-19 di Bangkalan

12/06/2021
Pertikaian di Desa Benangkah Berakhir Damai

Pertikaian di Desa Benangkah Berakhir Damai

17/02/2021

Tak Ada Dana Khusus Untuk Tangani Anjal di Bangkalan

17/02/2021
Next Post
Krisis Air Bersih Masyarakat Pulau Mandangin

Krisis Air Bersih Masyarakat Pulau Mandangin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Momen HKN, Wabup Mujiono Beri Pesan ASN Kuatkan Semangat Profesionalisme

Momen HKN, Wabup Mujiono Beri Pesan ASN Kuatkan Semangat Profesionalisme

19/01/2026
PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

19/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.