BANYUWANGI – Jumlah kasus positif Covid-19 di Banyuwangi kembali mengalami peningkatan. Hingga kini total pasien positif menjadi 46 orang. Ada penambahan 5 pasien Covid-19 yaitu pasien konfirmasi 42, 43, 44, 45 dan 46. Adapun yang telah sembuh 33 orang, dan meninggal dua orang.
Demikian ungkapan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr. Widji Lestariono saat mengumumkan adanya penambahan kasus konfirmasi terinfeksi positif Covid-19, Jum’at (17/07/2020).
“Penambahan ini menjadi peringatan pada kita semua bahwa masih terjadi penularan virus di luar sana. Maka disiplin terhadap protokol kesehatan harus tetap dipatuhi dalam beraktivitas,” kata Rio sapaan akrabnya.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi ini menjelaskan, untuk pasien konfirmasi 42 dan 43 merupakan hasil tracing kontak erat dari pasien konfirmasi 29.
“Pasien 42 merupakan perempuan berusia 49 tahun asal Kecamatan Kabat, statusnya adalah orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan pasien 43 juga perempuan berusia 22 tahun, mengalami gejala batuk dan pilek. Keduanya kini dirawat di ruang isolasi RSUD Blambangan,” terangnya.
Sementara, untuk pasien konfirmasi 44 dan 45 merupakan pria berusia 28 tahun (Kecamatan Purwoharjo) dan 45 tahun (Kecamatan Srono). Keduanya adalah driver angkutan logistik dengan lrute Bali. Keduanya mengikuti program rapid test gratis di Puskesmas yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi.
“Dua orang pasien ini merupakan sopir logistik dengan rute Bali. Setelah rapid test reaktif, Dilakukan tes swab pada 13 Juli, dan hasilnya terkonfirmasi positif pada 17 Juli. Kini dirawat di RSUD Genteng,” sambungnya.
Selanjutnya, konfirmasi 46 merupakan Perempuan berusia 36 asal Kecamatan Tegalsari. Dia merupakan pedagang di Bali yang melakukan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya, dirujuk untuk melakukan swab dan hasilnya dinyatakan positif pada 17 Juli.
“Pasien 46 sedang dirawat di RSUD Genteng. Saat ini Gugus Tugas telah melakukan tracing kepada kontak erat pasien,” pungkas Rio.










