SURABAYA|BIDIK – rentannya peredaran narkoba di wilayah Surabaya membuat Kasatnarkoba AKBP Rony mengatakan, bahwa Surabaya saat ini darurat narkoba.
“Perederan narkoba di surabaya seperti peredaran dibawah tanah sehingga kami akan trus melakukan upaya rutinitas dengan kegiatan razia,” Ujar Perwira berpangkat melati dua dipundaknya itu.
Ia menambahkan, razia yang disisir terutama di tempat hiburan malam, kos-kosan, home stay dan rumah susun di wilayah Surabaya.
Bahkan Polrestabes Surabaya sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintahan Surabaya, terkait dengan peraturan private sistem seperti halnya di apartemen.
Kegiatan razia kos mewah yakni Metro house jalan Dukuh kupang Barat No.50 dan kos dijalan Sriwijaya Surabaya (26/7/2017) kemarin. Satreskoba berhasil menjaring 3 orang positif narkoba menggunakan zat amphetamin dan methamphetamin. Tiga orang tersebut 2 wanita dan 1 laki-laki.
“Salah satu penghuni kos bernama Syukur dirinya mengatakan sebagai ketua Aktifis Madura Corruption Watch (MCW),” Pungkas Rony di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (27/7/2017).
Dari tiga tersangka berkas akan kami limpahkan ke Badan Narkotika Nasional kota Surabaya (BNNK). Riz







