SURABAYA|BIDIK – Politisi Partai Demokrat, Muhammad Ashari, ikut meramaikan bursa pencalonan Bupati Sampang dari partai berlambang segitiga mercy ini.
Komitmen pencalonan Ashari ini ditandai dengan kedatangannya ke kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Demokrat Jatim untuk mengembalikan formulir pendafataran bakal calon bupati.
Menurut penjelasan Ashari, pihaknya optimis bahwa pihak DPD akan merekomendasikan dukungan kepada pihaknya dengan didasari desakan dari pengurus Demokrat di tataran daerah.
“Saya adalah kader Demokrat asli. Di DPC saya pernah ditugasi menjadi bendahara. Hingga sekarang dipercaya menjadi Wakil Sekretaris DPD Demokrat Jatim. Ini merupakan penghargaan yang besar bagi saya,” ujarnya.
Tak hanya soal dukungan kader di daerah, ia juga menyebut memiliki potensi kemenangan yang cukup menjanjikan.
Pendapat Ashari didasarkan pada hasil survei dari sisi elektabilitas sebesar 26,1 persen dan popularitas yang mencapai 67,5 persen.
“Masyarakat juga menginginkan saya untuk ikut berkompetisi di pilkada melalui partai Demokrat,” tegasnya.
Bahkan, tak cukup dengan dukungan internal partai saja, Ashari juga telah melakukan komunikasi politik dengan parpol lain.
Di antaranya, adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
“Komunikasi kami dengan jajaran elit parpol lain terus kami lakukan. Sebab, kami tahu, tanpa adanya koalisi, Demokrat tak bisa mengusung calonnya sndiri,” tukasnya.
Di Sampang, Demokrat baru memiliki enam kursi.
Untuk bisa mengusung pasangan kandidat, Demokrat masih memerlukan tambahan tiga kursi lagi.
Selain memperbanyak basis dukungan, Ashari juga menyiapkan beberapa program kerja strategis yang akan ia lakukan andai terpilih sebagai Bupati Sampang.
Ashari menyebut akan konsentrasi pada kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
“Di bidang kesehatan, kami tak hanya akan fokus do kota saja, namun juga hingga ke pelosok desa,” ujarnya.
“Kemudian, untuk mengentaskan program kemiskinan, kami akan mempunyai program “Membangun Dari Desa”,” lanjutnya.
“Hal ini sekaligus berkesinambungan dengan peningkatan pendidikan melalui perbaikan infrastruktur di semua sektor,” jelasnya.
Untuk memperoleh rekomendasi dari partai, Ashari harus bersaing dengan beberapa calon lain yang juga megikuti penjaringan di partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini.
Selain Ashari, ada Aulia Rahman serta H Hisan yang telah terdaftar sebagai bacabub.
Sedangkan dua calon lain, yaitu M Muafi dan H Khoda’i, belum menyerahkan formulir serta berkas perlengkapan pendaftaran. (fik)










