BANYUWANGI|BIDIK, Jelang laga kandangnya, klub Persewangi Liga 3 dipastikan tidak bisa menggunakan stadion Diponegoro, pada Rabu (06/09).
Padahal, laga kandang itu sesuai dengan agenda yang sudah terjadwal. Persewangi liga 3 akan melakoni laga kandangnya pada hari tersebut melawan klub Persekabpas Pasuruan.
Pemkab tidak mengijinkan penggunaan stadion tersebut dikarenakan jadwalnya bersamaan dengan agenda Banyuwangi Festival 2017 yaitu ‘Banyuwangi Bershalawat’.
Akibatnya, terpaksa Persewangi liga 3 akan melaksanakan laga kandangnya dengan menyewa stadion di Kabupaten Jember.
“Saya merasa sedih dengan kebijakan pemkab terhadap aset Banyuwangi yaitu Persewangi,” ucapnya Naufal Badri anggota komisi IV DPRD Banyuwangi.
Persewangi ini merupakan salah satu aset yang bisa menaikkan pamor Kabupaten Banyuwangi, tapi kenapa Pemkab tidak pernah memperhatikannya.
“Ini kebijakan yang sangat keliru, namanya stadion peruntukan utamanya itu sepakbola, kalau shalawatan itu ibadah, mestinya di masjid lebih afdhol, dan masyarakat akan menilai lebih sakral, karena untuk mendapat ridho Allah, jangan sampai agama itu dipolitisi,” tegas Naufal.(nng)








