KEDIRI I BIDIK NEWS– Jelang friendly match antara Persebaya vs Bali United, di stadion gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Polres Kediri dan Polda Jatim melakukan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan penyekatan.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi gesekan akibat pergerakan suporter sepak bola, sesuai instruksi dari Kapolda Jawa Timur tentang pengamanan laga bertajuk Surabaya 730 game.
Kabupaten Kediri merupakan salah satu jalur lintasan para Bonek sebutan suporter Persebaya, maka perlu diantisipasi pergerakan superter yang tekenal bondho nekat itu.
Tentunya, langkah antisipasi tersebut diambil demi mencegah munculnya hal-hal yang tidak diinginkan serta memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada warga masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri.
Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K. melalui Kabag Ops Kompol Riko Saksono, S.E. dalam keterangannya mengatakan, pihaknya menerjunkan puluhan personelnya yang terdiri dari sejumlah tim penyekatan Polres Kediri serta didukung dari Polsek jajaran.
“Pagi ini kami (Polres Kediri) melaksanakan penyekatan guna melakukan pengecekan kepada supporter yang akan berangkat ke Surabaya dan antisipasi kerawanan,” kata Kompol Riko, Minggu (28/5/2023).
Lebih lanjut Riko menjelaskan bahwa sistem pengamanan dilakukan dengan mengedepankan upaya deteksi dini, preventif dan penegakan hukum guna menjamin stabilitas dan kondusifitas situasi kamtibmas.
“Penyekatan sendiri dilaksanakan dengan merazia tiap-tiap kendaraan R4 dan R2 yang melintas tak terkecuali atribut atau barang bawaan. Utamanya dilakukan pada wilayah perbatasan Kediri – Jombang diantaranya simpang tiga Mengkreng, jalur Desa Blaru Kecamatan Badas dan jalur Desa Jerukwangi Kecamatan Kandangan,” ucapnya.
“Sasaran pengguna jalan khususnya suporter bola yang melintas diimbau untuk melepas atribut terlebih dahulu atau diarahkan balik kanan pulang ke rumah masing-masing apabila dirasa dapat menciptakan kerawanan,” tegasnya. (eko)











