BIDIK NEWS | BANYUWANGI – Kapal MV. Vinaship Diamond, pengangkut beras impor dari Vietnam tiba di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Kamis (22/02).
Kapal dengan panjang 153.3 meter dan GT 14.397 membawa beras sebanyak 20.000 Ton dalam kemasan Bag Cargo.
“Wilayah Jawa Timur mendapatkan alokasi pembongkaran beras impor sebesar 150.000 Ton dengan rincian di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebanyak 130.000 Ton dan Pelabuhan Tanjung Wangi sebanyak 20.000 Ton,” tutur Lina Ratnasari, General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Wangi, Jum’at (23/02).
Menurut Lina, pihaknya menargetkan proses kegiatan Bongkar Beras ini akan berlangsung selama 10 hingga 12 hari.
“Sebagaimana batas minimum kinerja B/M yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) untuk Pelabuhan Tanjung Wangi yakni sebesar 25 Ton/ Gang/ Jam (T/G/H). Sedangkan PBM Pelabuhan Tanjung Wangi menargetkan Kinerja B/M untuk kegiatan Bongkar beras Impor ini bisa mencapai 30 Ton/Gang/Jam (T/G/H). Dalam hal ini proses Bongkar dilaksanakan oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) cabang Tanjung Wangi dilaksanakan selama 24 Jam dengan mempertimbangkan eksisting gudang Bulog,” ungkap Lina.
Dijelaskannya, beras ini nantinya akan didistribusikan kembali ke beberapa wilayah di Indonesia bagian Timur dengan Kapal berukuran lebih kecil.
Sebelum dimulainya aktifitas bongkar bahan pangan ini, kata Lina, telah dilaksanakan proses pengecekan dokumen maupun segel barang secara bersama oleh Instansi Disperindag, Bulog, Bea Cukai, Balai Karantina, KSOP serta Sucofindo pada hari Kamis (22/2).(nng)
Teks : Kapal MV. Vinaship sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi. (foto:ist)









