PASURUAN I BIDIK.NEWS –Jalan poros Gununggangsir – Karangrejo Pasuruan yang menjadi atensi Pemkab Pasuruan melalui dinas terkait yakni Dinas PU Bina Marga dan Bina konstruksi setempat, seminggu ini sudah dalam masa perbaikan.
Kerusakan yang sering terjadi di poros jalan ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya faktor cuaca yang tidak menentu dan juga faktor tidak adanya kelas jalan.
“Jalan ini kelasnya kan jalan desa, tapi anda lihat yang lewat di jalan ini truk tronton dan truk yang berskala besar. Ini jelas menimbulkan kerusakan jalan karena bukan kelasnya,” tegas Hanung Widya Sasongko, Kepala Dimas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, beberapa lalu saat ditemui di kantornya.
Hanung menambahkan inilah akibat tidak berfungsinya kelas jalan, sehingga truk-truk yang berskala besar seenaknya masuk ke jalan poros tersebut.
Akibat jalan yang kini rusak tersebut banyak pengendara yang mengeluh, lebih-lebih para siswa yang sering melintasi jalan poros Gununggangsir – Karangrejo ini. Jalan ini kembali tidak nyaman akibat kerusakan kecil maupun besar disana-sini di sebagian jalan.
Adanya keluhan warga ini, Dinas Bina Marga mulai action. Seminggu ini petugas lapangan tampak menata material batu di jalan yang berlubang untuk peninggian.
“Saat ini sudah dilakukan pemasangan material batu di ruas jalan Kabupaten Pasuruan, khususnya di depan Balai Desa Gununggangsir yang mengalami kerusakan cukup parah,” tegas M lutfi petugas lapangan Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, Jumat (07/04/2023).
Lutfi menerangkan sering terjadi kerusakan poros jalan ini akibat Mengelupasnya aspal jalan akibat tergerus air hujan dan sering dilewati kendaraan berskala besar, semisal truk tronton dan sebagainya.
Lutfi menambahkan proses pengerjaan ini disebutkan akan menelan waktu 10 hari kedepan, inipun bila tidak terkendala hujan.
“Jadi kami sudah siap dengan pekerjaan jalan ini. Khusus di depan Balai Desa Gununggangsir akan ada peninggian karena sering terjadi genangan air,” lanjut Lutfi.
Petugas asal Malang ini mengingatkan kepada masyarakat agar hati-hati melewati jalan poros ini karena pasti terkendala. Pastinya akan ada penyempitan atau penutupan sebagian jalan apabila sedang ada pengerjaan.
“Yang pasti warga pengguna jalan poros ini sedikit terganggu kalau bisa ya dihindari dulu agar pekerjaan cepat selesai,” imbuh Lutfi lagi. (rusdi).











