GRESIK — Masih maraknya tindakan pidana dalam kategori kecil di masyarakat kita, menunjukkan bahkan perbuatan pidana tersebut ada, dan perbuatan pidana tersebut sekurang kurangnya bisa di kurangi bahkan ditiadakan. Ccaranya dengan menghidupkan kembali budaya jaga siskamling di lingkungan kawasan pemukiman. Demikian disampaikan Kapolres Gresik AKBP kusworo Wibowo, saat jagong dengan jajaran PWI Kabupaten Gresik di salah satu warung, Senin siang (4/11)
“Sejak kami memimpin di Gresik, beberapa kejadian tindak pidana yang nilainya kecil ini kerap terjadi. Misalnya pencurian HP, pencurian laptop, hal seperti ini tidak akan terjadi kalau interaksi antar warga masyarakat terjalin dengan baik, bahkan budaya jaga siskamling yang dulu pernah berlaku, kini akan kita kembangkan dengan inovasi yang lebih gres,” jelas Kusworo di depan berbagai awak media baik cetak, online, dan elektronik.
Lebih kanjut dikatakan, dulu saat memimpin di Jember yang jumlah Babinkamtibmas sama dengan jumlah desa dan kelurahan, maka setiap kades diminta untuk membuat peta dan rute daerah rawan, termasuk jam rawan, setelah semua data di input dan semua Babinkamtibmas patroli pada jam dan jalur rawan dengan melibatkan warga, saat itu banyak pencurian yang bisa digagalkan berkat siskamling.
“Sehingga kalau ada warga masyarakat yang tidak turut jaga siskamling, maka warga masyarakatlah yang memberi sanksi moral, dan interaksi antar warga yang saling meng ingatkan begini, akan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,”
Dialog antara Kapolres beserta jajaran dengan anggota masyarakat yang diberi titel ” Nasi Krawu” yang artinya : Nyangkruk Bareng Polisi untuk Keamanan dan Kerukunan Wargaku, di awal pekan ini dengan sejumkah awak nedia yang tergabung dalam wadah PWI Kabupaten Gresik. Berbagai informasi saling diberikan baik oleh polisi maupun oleh anggota PWI. Ssehingga dialog berlangsung dengan gayeng.
Ketua PWI Kabupaten Gresik Solahudin menyambut gembira di beri kesempatan bisa dialog dengan bahasa nyangkruk,” Berbagai masukan saling di kemukakan demi kebaikan semua pihak, bahkan perlu di buat lomba siskamling dengan inovasi dan mempergunakan peralatan HP hampir di punyai setiap warga, soal hadiah yang penting ada dan menarik,” ungkap cak Hud, panggilan akrab Solahuddin. (ali)











