SURABAYA|BIDIK – Sidang perdata perkara sengketa, yang melibatkan nama bos Empire Palace Trisulowati Yusuf alias Chin Chin, kali ini beragendakan pemeriksaan saksi ahli.
Sidang tersebut digelar di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (2/8/2017).
Dalam sidang tersebut, pihak tergugat mendatangkan saksi ahli Philipus M Hadjon selaku guru besar hukum tata negara dan administrasi Universitas Airlangga Surabaya.
Sidang berlangsung seru tatkala giliran pihak kuasa hukum penggugat, Hotman Paris Hutapea diberi kesempatan bertanya oleh hakim kepada saksi ahli.
Beberapa pertanyaan Hotman sempat tak dijawab oleh saksi ahli. Puncaknya, saat Hotman menuding bahwa saksi ahli tidak berkompeten untuk didatangkan di persidangan sebagai ahli. Sontak hal itu membuat Philipus M Hadjon naik pitam. “Jaga mulut kamu ya,” teriak di persidangan.
Ketegangan keduanya mulai mencair ketika majelis hakim mengambil alih persidangan. “Sudah..sudah..sudah..tak perlu memakai tensi tinggi di persidangan,” ujar hakim sambil mengetukan palunya.
Usai persidangan, Hotman Paris Hutapea, selaku kuasa hukum dari Trisulowati Yusuf alias Chin Chin, mengatakan jika saksi ahli yang dihadirkan tidak menguasai materi persidangan.
Hotman menambahkan, saksi ahli juga tidak mempunyai pengalaman dalam menangani perkara.
“Jadi sangat tidak pantas dia ditanya mengenai cara beracara di persidangan,” Ujar Hotman Paris, Rabu (2/8/2017).
Selain itu, menurutnya, semua pendapat yang dikemukakan di hadapan majelis hakim semuanya salah.
“Masa orang pulang dari naik haji misalnya, lama dia di tanah arab, pulang-pulang sertifikatnya sudah beralih, sudah lewat 90 hari, masa gak boleh gugat,” ujar Hotman mencontohkan kasus yang tadi ditanyakan kepada saksi ahli.
Selain itu, diakuinya, saksi ahli tidak memahami masalah sengketa perdata, tapi ia juga mempertanyakan sekarang dia sedang dihadirkan untuk menjawab perkara sengketa perdata.
Terkait saling adu mulut antara Hotman Paris Hutapea dengan saksi ahli, hingga saksi ahli mengeluarkan nada tinggi Hotman berkata, itu adalah hal yang sudah biasa.
“Apalagi kalau orang itu kesudut di depan umum saya pertontonkan saya buktikan pendapat dia salah, ya malu lah dia,” tukas Hotman Paris. (eno)


