• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home KESEHATAN

Inilah Estrak Percepat Pulihkan Demam Berdarah

Ida by Ida
7 years ago
in KESEHATAN
Reading Time: 3 mins read
0
Mencegah penyakit DBD, nyamuk Aedes aegypti hanya menggigit pada jam-jam tertentu, sekitar pukul 06.00-09.00 WIB dan 15.00-17.00 WIB. (Foto : Ist)

Mencegah penyakit DBD, nyamuk Aedes aegypti hanya menggigit pada jam-jam tertentu, sekitar pukul 06.00-09.00 WIB dan 15.00-17.00 WIB. (Foto : Ist)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BIDIK NEWS | JAKARTA – Awal 2019, sejumlah daerah di Indonesia melaporkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah di daerahnya. Di Sukabumi, hingga 22 Januari 2019 lalu, tercatat 34 warga yang kena DBD, termasuk seorang di antaranya meninggal dunia. Dan angka itu pun terus meningkat.

Sedang di Jatim, data dari Dinkes Jatim menyebutkan, hingga 21 Januari 2019 tercatat 1.634 kasus DBD yang tersebar di daerah ini, dan 32 kasus dilaporkan meninggal. Dan di DKI, hingga 23 Januari 2019 ada 370 kasus DBD.

Kemenkes sendiri merilis, wabah DBD ini kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) di 4 wilayah, yakni Kab. Kapuas, Sulawesi Utara, Kota Manado, dan Kab. Manggarai Barat.

Disebutkan, DBD masih menjadi salah satu momok yang sangat menakutkan, karena kerap memakan korban jiwa. Apalagi saat ini musim hujan, banyak genangan air yang sangat memungkinkan jadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti, sang penyebar virus.

Tak sedikit penderita yang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak berhasil diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh, terlambat mengatasi demam tinggi, gangguan metabolisme, atau kurangnya asupan gizi yang cukup yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Gejala DB biasanya ditandai demam tinggi lebih dari 3 hari, nyeri otot dan persendian, terdapat bintik/ruam merah pada kulit, mual dan muntah serta kehilangan nafsu makan, nyeri ulu hati, kadang terjadi pendarahan dan syok yang seringkali berujung pada kematian.

Untuk memastikan seseorang terkena demam berdarah perlu dilakukan cek laboratorium pemeriksaan darah, yakni adanya penurunan trombosit dengan nilai rendah (< 100.000/ml darah). Ketika trombosit menurun secara drastis, pembuluh darah penderita akan pecah dan mengalami perdarahan. Jika fase ini tidak terlewati, kemungkinan besar pasien DBD tidak dapat diselamatkan. Saat mengalami gejala DBD, ada beberapa hal yang harus dilakukan, yakni minum air putih sebanyak-banyaknya, kompres dengan air hangat, berikan obat penurun panas (parasetamol), dan segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Penyakit Bagian Dalam RS Karya Bakti Bogor yang bekerja sama dengan peneliti dari Departemen Ilmu Gizi IPB. Pada tahun 2009, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella Pyrenoidosa yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit karena mengandung komponen gizi yang lengkap. CGF secara alami mampu mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Dari hasil pengujian klinis secara langsung terhadap penderita DBD di Bogor, Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, yakni ganggang hijau air tawar yang membantu dalam proses regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery), khususnya meningkatkan jumlah trombosit. Trombosit yang turun drastis dapat didongkrak dalam waktu relatif cepat. Selain menaikkan kadar trombosit, pemberian ekstrak CGF dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ini juga dapat membantu menurunkan hematokrit atau kekentalan darah. Dan inilah penelitian CGF pertama di dunia untuk masalah penyakit tropis. Disarankan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jika sudah dinyatakan positif menderita penyakit DBD melalui pemeriksaan laboratorium. Dalam banyak kasus, penyembuhan pasien menjadi lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsinya. “Konsumsilah 30ml Wakasa Gold atau W Sun Wakasa 2 kali dalam sehari untuk mempercepat proses penyembuhan,” ujar Head of Product Marketing PT CNI, Lingke Tirta Kencana, Jumat (15/2). Lingke menjelaskan, beberapa tips dalam mencegah penyakit DBD, nyamuk Aedes aegypti hanya menggigit pada jam-jam tertentu, sekitar pukul 06.00-09.00 dan 15.00-17.00. Ketika imunitas tubuh sedang tidak baik, akan mudah tertular virus yang dibawa nyamuk tersebut. “Usahakan untuk tidak tidur pada jam-jam tersebut. Jika Anda memang harus tidur, gunakan kelambu atau anti nyamuk agar nyamuk tak menggigit Anda,” kata Lingke. “Konsumsilah CNI Ester-C Plus dan Sun Chlorella setiap hari dengan dosis yang tepat sehingga tubuh akan selalu fit dan virus tidak mudah menyerang Anda. Juga, jaga kebersihan lingkungan sekitar merupakan hal penting untuk mencegah perkembangan nyamuk,” tambahnya. (hari)

Related Posts:

  • IMG-20190215-WA0023
    Cegah Wabah Demam Berdarah, Dinkes Banyuwangi…
  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
    Gubernur Khofifah : Tetap Waspada Virus Corona,…
  • anik maslaha
    Kasus DBD Jatim Tinggi, DPRD Jatim Desak Pemprov…
  • IMG-20190621-WA0000
    Genjot Kinerja , BPJS Ketenagakerjaan Jatim Percepat…
  • IMG-20190124-WA0009
    Bupati Sambari Kunjungi Pasien DBD di RS Ibnu Sina Gresik
  • jalasenastri waspada convid-19
    Siswa Kodiklatal Dapat Ilmu Pencegahan Virus Corona 
Previous Post

Buka Store di WTC, Bhinneka Perluas Pasar Indonesia Timur

Next Post

Advan Rilis Smartphone Canggih Seharga Hanya Rp 800 ribu’an

Ida

Ida

RelatedPosts

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman
EKBIS

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

by Haria Kamandanu
19/01/2026
0

KEDIRI | bidik.news - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana...

Read moreDetails
Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

19/01/2026
Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

Rombongan Pesilat Pulang, Jalur Kediri Kota Dijaga Ketat Polisi

18/01/2026

Bank Jatim Bersama dengan Seluruh Bank Anggota KUB Lakukan Pengesahan RSTI 2026-2029

18/01/2026

Peringati Natal Mepet Tambak, Pdt.Dr.Unggul Gunardi: Kehadirat Tuhan Yesus Dimana Saja

18/01/2026

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026
Next Post
Advan Rilis Smartphone Canggih Seharga Hanya Rp 800 ribu’an

Advan Rilis Smartphone Canggih Seharga Hanya Rp 800 ribu'an

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

PLN UIT JBM Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri Tanpa Pemadaman

19/01/2026
Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

Tahun 2025, Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp. 3,9 Triliun

19/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.