TULUNGAGUNG|BIDIK – Batu kali yang berada di pegunungan wilayah Tulungagung sangatlah mudah ditemukan secara karena akibat muntahan gunung meletus di kawasan Tulungagung. Akan tetapi, jika batu kali alam dan marmer tersebut jika di tangan para pengrajin batu alam asal Tulungagung akan menjadi sebuah karya yang indah dan memiliki daya jual yang tinggi.
Ditemui di tempat kerjanya, Agus pengrajin batu kali alam dan marmer mengatakan pekerjaan ini membutuhkan kesabaran dan keuletan untuk di jadikan sebuah karya yang mahal harganya.
“Sebuah karya seperti wastafel dan patung dari batu kali alam di butuhkan kesabaran dan keuletan agar bisa menjadi daya tarik sendiri ,begitu pula bahan dari batu alam marmer,” terang Agus sang pengrajin Batu alam saat di temui di tempat kerjanya.
Akan tetapi sang pengrajin batu alam Tulungagung ini mengeluh soal permodalan, sebab selama ini menurut pengakuan agus karya seni yang mempunyai nilai daya jual mahal ini hanyalah cukup buat makan saja ,karena dari karya yang dihasilkan hanya di hargai ongkos kerja saja oleh juragan atau bos besar.
“Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memberikan permodalan sehingga para pengrajin batu alam kali dan marmer Tulungagung hidupnya bisa lebih tercukupi dan di harapkan bisa membahagiakan keluarga,” terangnya.
Namun jika pemerintah terkesan tutup mata sama para pengrajin batu alam kali dan marmer ini ,maka yang kaya adalah tengkulak,juragan dan bos besar.
“Karena itu kami selaku pengrajin batu alam kali dan marmer berharap pemerintah memperhatikan karya seni kita.
Sebuah karya seni akan mempunyai nilai daya jual tinggi jika berada di tangan sakti para pengrajin batu alam kali dan marmer asal Tulungagung,” ucap pria yang mengaku 15 tahun bergelut sebagai profesi pengrajin batu alam kali dan marmer ini. (fik)





