BIDIK, | JEMBER Di duga tidak jelas kemana tujuannya kepala Imigrasi Jember , Selasa 09/01 telah menolak permohonan paspor yang terindikasi di salahgunakan.09/01
Sepanjang tahun 2017 kami telah menolak permohonan paspor baru yang di lakukan oleh masyarakat sebanyak 700 lebih,ini di lakukan karna dalam proses wawancara pemohon tidak tahu untuk apa dan mau kemana membuat paspor tersebut.
Menyikapi membludaknya pemohon paspor saat ini dirinya menjawab “ya dengan adanya sistem pengurusan paspor online ini memang terlihat ada peningkatan yang sangat signifiken karna yang datang bukan hanya dari jember dan sekitarnya bahkan dari jakarta pun mereka ngurus di sini”.
Demi pelayanan kepada masyarakat kami harus rela lebih banyak waktu di kantor,dari jam 7:00 Wib hingga 7:00 sore kami harus tetap ngantor agar permohonan passpor masyarakat terlayani.
Adanya dugaan perdagan manusia yang yang terjadi di salah satu wilayah jember dirinya menjawab “terkait dengan persoalan tersebut kami belum tahu”.
“Ya kita akan melakukan sosialisasi baik melalui kecamatan, lurah atau kades dengan harapan masyarakat bisa memahami prosedur pembuatan paspor baik itu untuk Umroh,Haji,melancong atau untuk kerja” semua harus melalui mekanisme yang sudah di atur.(monas)








